Surabaya, (Antaranews Kalsel)- Intensitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Perak yang dikelola Pelindo III ke depannya bakal menggeser aktivitas kegiatan pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
Kepala humas Pelindo lll, Edy Priyanto di Surabaya kamis mengatakan, terlihatnya pergeseran aktivitas pelabuhan Tanjung Priok ke Tanjung Perak Surabaya kini sudah mulai nampak karena banyak pelayaran laut Tanjung Priok yang sudah beralih ke Surabaya.
Hal itu dikatakan saat melakukan dialog dengan 19 wartawan pelabuhan Banjarmasin yang melakukan pers tour ke wilayah Tanjung Perak.
Menurut Edi Priyanto banyak kelebihan Tanjung Perak di bandingkan pelabuhan lainnya di tanah air yakni lokasinya yang strategis ditambah upah buruh yang murah serta tersedianya sumberdaya manusia.
"Dengan kelebihan itulah maka Pelabuhan Tanjung Perak terus dikembangkan dengan lokasi luas hingga ke wilayah gresik atau ke arah pulau Madura," katanya.
Bukan saja lapangan peti kemas yang terus dikembangkan dengan penambahan peralatan juga akan dikembangkan terminal "multipurpose" di teluk Lamongan disamping pengembangan terminal penumpang yang rencananya dibangun megah dan mewah sistemnya seperi bandar udara.
Dikembangkan sistem monorel memudahkan angkutan barang, apalagi akan disediakan lahan sekitar 2500 hektare untuk kawasan industri untuk produksi barang ke berbagai indonesia bagian timur.
Pers tour wartawan pelabuhan Banjarmasin selama dua hari melihat aktivitas pelabuhan Tanjung Perak, yakni ke BJTI , TPS dan menaiki kapal Artama melayari laut kawasan pelabuhan hingga ke bawah jembatan Suramadu.*
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.