Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Kemacetan panjang hampir tiga kilometer di jalur lalu lintas di seputar kawasan pembangunan jembatan layang di Kota Banjarmasin, akibat pipa PDAM di jalur tersebut mengalami kebocoran.

Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Ermayudi Sik di Banjarmasin, Minggu mengatakan pihak siap melakukan pengamanan jalur di kawasan pengerjaan proyek jembatan layang tersebut.

Namun kendala yang terjadi akibat dari pembangunan itu, terhadap pengamanan jalur untuk sudah menjadi tugas dan tanggung jawab para polisi Satuan Lalu Lintas di jajaran Polda Kalsel.

"Memang ada kebocoran pipa PDAM di sekitar kawasan proyek pembangunan jembatan layang dan sempat menimbulkan kemacetan padat merayap, tapi kita sigap menanganinya sehingga arus lalu lintas tetap berjalan lancar walau harus pada merayap," terangnya saat di kawasan flyover Sabtu (31/8) sekitar pukul 21.30 wita.

Sementara itu, Karyawan Proyek Jembatan Layang PT Pembangun Perumahan (PP), Fredy di Banjarmasin, mengatakan memang benar pada Sabtu (31/8) terlihat adanya dugaan kebocoran dari pipa yang di pindahkan beberapa waktu lalu oleh pihak PDAM dari jalur pekerjaan jembatan layang itu.

Dikatakan, beberapa waktu lalu pihak PDAM memindahkan pipa yang terkena jalur proyek pembangunan jembatan layang tersebut, namun setelah selesai pengerjaan ternyata masih ada diduga sambungan yang tidak kuat.

Akibatnya, terjadi kebocoran terhadap pipa tersebut sehingga harus dilakukan pembongkaran dan letak pipa tersebut berada di disamping jalan di persimpangan lampu merah jalan Gatot Soebroto arah masuk Kota Banjarmasin.

Dikatakan dengan kobocoran pipa tersebut dengan terpaksa pihak PT Waskita sebagai kontraktor pelebaran jalan di sekitar kawasan jembatan layang itu harus membokar sepadan jalan yang sudah di cor menggunakan semen untuk pelebaran itu.

Dari pembongkaran jalan itu sehingga pada Sabtu (31/8) pagi hingga malam hari jalan dikawasan proyek pembangunan jembatan layang khususnya arah masuk kedalam Kota Banjarmasin terlihat terjadi kemacetan panjang.

Untuk dia mengingatkan kepada pihak PDAM Banjarmasin, agar dalam melakukan pemasangan pipa agar bisa dilakukan pengecekan terlebih dahulu setelah pengerjaan agar pelebaran jalan yang dilakukan PT Waskita bisa berjalan cepat.

"Sekitar pukul 21.30 wita, Sabtu (31/8) malam mengerjaan pipa yang bocor itu sudah selesai, dan pada saat kita mau timbun pipa tersebut ternyata masih ada kebocoran dan pihak PDAM pun tidak ngomong-ngomong kalau pulang dan main tinggal saja," terangnya.

Diterangkan, agar lalu lintas lancar terpaksa walau pipa tersebut kembali bocor tetap dilakukan penimbunan karena mau dilaporkan, pihak PDAM sudah tidak ada lagi.

"Kita berharap pengerjaan pelebaran jalan, perpindahan pipa PDAM dan pembangunan jembatan layang semua selesai dan masyarakat bisa menikmati hasil dari pembangunan tersebut, dan proyek yang saat ini ada di kawasan jembatan layang di mohon kerjasamanya," kata Fredy. 


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026