Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan mulai Juni 2010 berencana memberlakukan tarif baru.

Direktur PDAM Balangan, Sundoyo di Paringin, ibu kota Balangan, Rabu mengatakan, tarif baru diberlakukan setelah tahun 2009 kenaikan tarif dua kali Mei dan Desember.

PDAM Balangan telah menjadwalkan memberlakukan kenaikan tarif secara bertahap setiap enam bulan sekali.

Saat ini, pengoperasian dan penyaluran air bersih  PDAM Balangan masih tergantung tenaga listrik dari PLN.

Penggunaan tenaga listrik PLN masih lebih murah bila dibanding penggunaan genset.

"Meski begitu, saat ini semua biaya mengalami kenaikan termasuk tarif listrik PLN. Karena itulah tarif air bersih terpaksa dinaikkan," katanya.

Biaya operasional mengalami kenaikan bukan hanya karena naiknya tarif listrik PLN. Kenaikan juga terjadi untuk bahan kimia dan diperparah oleh adanya penyusutan.

Dengan adanya kenaikan dan penyusutan tersebut, PDAM Balangan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp2.500 untuk permeter kubik air. Agar tidak mengalami kerugian, katanya, tarif harus disesuaikan dengan pendapatan dari penjualan air bersih.

Ia menambahkan, keputusan untuk menaikkan dan menerapkan tarif baru tersebut sesuai serta didasari Peraturan Bupati (Perbup) Balangan Nomor 03 Tahun 2009 Tentang Penyesuaian Tarif Langganan Air Bersih Pada PDAM Kabupaten Balangan.

Pada tahun 2009 tarif air bersih berkisar antara Rp1.000-Rp2.000/m3. Tarif itu mengalami kenaikan antara Rp200 hingga Rp450.

Rencananya tarif air bersih kembali akan dinaikkan dengan kisaran Rp250-Rp350.

Diakui, hingga kini tarif air bersih yang diberlakukan PDAM Balangan merupakan tarif terendah se-Kalsel, demikian Sundoyo.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026