Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sub Direktorat 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel menangkap seorang pria diduga oknum TNI-AD membawa narkotika jenis sabu-sabu yang ditaksir sebanyak satu paket.
Berdasarkan informasi yang didapat ANTARA di lapangan, Kamis, oknum TNI-AD itu sebelumnya memang sudah dibuntuti oleh anggota polisi narkoba saat yang bersangkutan melakukan transaksi barang tersebut di Gang Jemaah Jalan 9 Oktober Banjarmasin Selatan.
Pada saat oknum tersebut melintas di jalan Piere Tandean usai bertransaksi, polisi langsung melakukan penghadangan dan meminta baik-baik untuk menyerahkan diri dan barang bukti sabu-sabu tersebut.
Tanpa disangka oknum yang diketahui berpangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda) ER itu diduga melakukan perlawanan terhadap polisi yang ingin melakukan penangkapan.
Berdasarkan informasi oknum yang diduga dari Kesatuan Detasemen Peralatan Militer Kodam VI Mulawarman yang bertugas di Banjarmasin itu, diduga menelan barang bukti yang diperkirakan sebanyak satu paket sabu-sabu.
Namun sekeras apapun perlawanan oknum tersebut akhirnya menyerah juga, polisipun langsung membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel Hoegeng Imam Santoso untuk mendapatkan penanganan medis.
Tak berapa lama oknum tersebut di rumah sakit datang beberapa anggota Detasemen Polisi Militer (PM) Banjarmasin yang dipimpin langsung seorang perwira berpangkat kapten.
Hingga berita ini diturunkan belum ada penuturan resmi dari pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel atas penangkapan terhadap oknum TNI-AD itu.
Terlihat, usai dilakukan penanganan di RS Bhayangkara, oknum tersebut langsung dibawa oleh Anggota Detasemen Polisi Militer Banjarmasin dan menurut informasi yang didapat di lapangan oknum itu ke rumah sakit TPT Banjarmasin.
Kemungkinan kasus oknum TNI tersebut ditangani oleh pihak Detasemen Polisi Militer Banjarmasin, karena yang bersangkutan diduga seorang TNI.
Berdasarkan pantauan di RS Bhayangkara, terlihat adanya Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Drs Joko Suharyadi dan Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel, AKBP Made Wijaya dan beberapa yang diduga anggota TNI-AD berpakaian preman.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.