Oleh Yose Rizal

Banjarbaru,  (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan menambah dana penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Air Minum Intan Banjar sebesar Rp20 miliar.


"Penambahan penyertaan modal sebesar Rp20 miliar itu dalam bentuk setoran modal tunai," ujar Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor, di Banjarbaru, Rabu.

Dijelaskan, penambahan dana penyertaan modal dalam rangka penguatan modal yang digunakan untuk pengembangan sarana maupun peningkatan pelayanan kepada para pelanggan khususnya di Banjarbaru.

Ia mengatakan, penambahan modal tunai dilakukan bertahap selama empat tahun anggaran yakni tahun 2014 dan 2015 masing-masing sebesar Rp6,5 miliar.

Kemudian, tahun anggaran 2016 dan 2017 penambahan modal tunai yang disetor kepada perusahaan daerah itu masing-masing sebesar Rp3,5 miliar.

Menurut dia, pihaknya sudah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang penyertaan modal kepada perusahaan daerah yang dikelola bersama dengan Pemkab Banjar kepada DPRD setempat.

"Penyertaan modal sebesar Rp20 miliar itu dituangkan dalam raperda yang disampaikan ke DPRD, Senin (19/8) dan diharapkan raperda itu disetujui," ungkapnya.

Dikatakan, jika raperda tersebut disetujui maka total penyertaan modal Pemkot Banjarbaru kepada PDAM Intan Banjar sebesar Rp52,6 miliar baik dalam bentuk modal dana tunai maupun modal aset.

Ditambahkan, aset pemerintah kota Banjarbaru pada PDAM Intan Banjar sejak tahun 2007 hingga 2012 yang akan dicatat sebagai penambahan penyertaan modal sebesar Rp6,9 miliar.

Sementara, total dana penyertaan modal hingga tahun 2013 sebesar Rp25,7 miliar berupa modal dana tunai maupun modal aset.

  "Jadi total penyertaan modal pemkot sejak 2007 hingga 2013 ditambah penyertaan modal bertahap hingga tahun 2017 sebesar Rp52,6 miliar," katanya.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026