Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Puluhan Kontainer yang tercebur ke perairan Alur Sungai Barito akibat kapal pengangkutnya mengalami kecelakaan saat ini terus dilakukan pengangkatan atau evakuasi.
Kepala Bidang Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Banjarmasin, Hafid Budiman di Banjarmasin, Senin mengatakan, sudah ada beberapa kontainer yang berhasil diangkat dipindahkan ke kapal pengangkut kontainer lain.
Berdasarkan data yang ada dalam kecelakaan kapal pengangkut kontainer bernama Sinar Panjang itu sekitar 53 kontainer yang tercebur di Alur Sungai Barito tersebut.
Bukan itu saja, hingga saat ini masih dilakukan evakuasi oleh tim gabungan untuk mengangkat puluhan kontainer itu dan sebagian peti kemas tersebut sudah ada yang tenggelam.
Dari informasi saat ini dalam kecelakaan yang bersenggolan antara kapal pengangkutan kontainer dengan sebuah tongkang berisikan minyak itu, tidak ditemukan adanya korban jiwa.
"Kecelakaan senggolan dua kapal tersebut, terjadi di perairan alur barito antara buy 4 dan buy 5 saat kedua kapal itu sama-sama masuk alur dan akan menuju Banjarmasin," terangnya.
Untuk kejadian sendiri, terjadi pada Minggu (18/8) malam sekitar pukul 20.15 wita, dan akibatnya alur barito dinyatakan ditutup sementara karena menghindari bahaya navigasi.
Disebabkan kontainer yang tercebur tersebut sebagian masih ada yang mengapung dan dianggap membahayakan kapal yang melintas di alur tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, alur barito masih dilakukan penutupan sampai keadaan dinyatakan aman untuk dilintasi oleh kapal-kapal lainnya dan kontainer berhasil diangkat dan dievakuasi ketempatnya.
"Sedangkan untuk penyebab terjadinya senggolan antara kapal Sinar Panjang dan tongkang BG Anggada 2 yang ditarik TB mitra jaya 1 belum diketahui namun akan dilakukan penyelidikan," tuturnya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.