Menurut Kepala Seksi Pelayanan Publik, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub-Divisi Regional (Sub Divre) Wilayah I Barabai M Husni Thambrin di Barabai, sejak pertengahan Januari Raskin sudah terealisasi sebagian.
"Tahun ini pihak pemerintah kabupaten cepat merealisasikan jatah Raskin mereka karena harga beras cenderung masih tinggi," ujarnya.
Berdasarkan data Bulog Sub-Divre Wilayah I Barabai, jatah Raskin per-Januari telah terserap 70 persen dari pagu perbulan yang telah ditentukan.
Dikatakannya, hingga 17 Februari Raskin telah terealisasi 50 persen dari pagu perbulan yang telah ditentukan.
"Hingga akhir Februari kita harapkan pagu Raskin bulan ini bisa terealisasi 100 persen dan untuk pagu Januari masih ada beberapa kabupaten yang menebus," katanya.
Secara keseluruhan, pagu Raskin pada 2011 untuk seluruh wilayah Banua Anam besarannya sama dengan tahun sebelumnya 10.840.908 kilogram.
"Begitu pula dengan pagu jatah perbulan dan jumlah rumah tangga sasaran juga sama yang berbeda adalah durasi penyaluran," tambahnya.
Bila pada 2010 penyaluran Raskin hanya 11 bulan ditambah satu bulan dan Raskin ke-13 pada akhir Desember maka 2011 ini durasinya hanya 12 bulan saja.
Penyaluran raskin pada 2009 dan 2010 cenderung lambat dan baru terealisasi pada Maret dan April yang salah satunya disebabkan lambatnya pagu anggaran dari pusat, katanya.(Adi/A)
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.