Gambut, (Antaranews Kalsel) - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdatul Ulama KH Marhudi Syuhud dalam pelantikan Pengurus Wilayah NU Kalimantan Selatan masa hikmat 2012 - 2017, di Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis, menyatakan, PB NU untuk "PB NU".
Ia menjelaskan, pengertian PB NU sebagaimana dimaksud Ketua Umum PB NU Said Agil Siraj, yaitu P (Pancasila), B (Bhenika Tunggal Ika), N (NKRI=Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan U (Undang Undang Dasar 1945).
"Jadi pengertian dan tujuan PB NU untuk PB NU, bukan cuma bagi PB NU, tapi pada prinsipnya juga semua keluarga besar nahdiyin agar tetap mempertahankan Pancasila, Bhenika Tunggal Ika, NKRI dan UUD `45," tandasnya.
Ia menyatakan, pernyataan PB NU untuk PB NU itu cukup beralasan, karena NU sebuah organisasi sosial kemasyarakatan terbesar di Indonesia, yang cikal bakalnya lahir tahun 1914, turut memperjuangkan dan terbentuknya republik ini.
"Apalagi perumusan pembentukan Indonesia merdeka juga muncul dalam Muktamar XI NU di Banjarmasin, Kalsel tahun 1936 atau jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945," ujarnya.
"Muktamar XI NU di Banjarmasin yang merupakan `Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" punya andil dalam perjuangan dan penyusunan Indonesia Merdeka," lanjutnya.
Oleh sebab itu, dia berharap, agar Pengurus Wilayah NU Kalsel masa hikmat 2012 - 2017 lebih maju lagi dalam membawa keluarga besar nahdiyin atau umat Islam di provinsi yang kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa kepada kemajuan.
"Untuk kemajuan tersebut ada beberapa faktor yang harus menjadi perhatian, diantara pendidikan dan perekonomian. Tanpa pendidikan dan ekonomi yang maju, mustahil pula bisa mencapai kemajuan," demikian Marsudi.
Pengurus Wilayah NU Kalsel 2012 - 2017 itu diketuai H Sarbaini Haira, mantan wartawan yang kini dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin, dan sekretarisnya Nasrullah AR, kini anggota DPRD tingkat provinsi tersebut.
Bersamaan pelantikan pengurus tersebut, juga peresmian Gedung Dakwah NU Kalsel di Jalan A Yani Km12 Gambut, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh gubernur setempat H Rudy Ariffin yang juga dari nahdiyin.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.