Pantauan Antara Kalsel di Banjarmasin, Senin melaporkan, sebanyak 21 petahana tersebut dari Partai Golkar lima orang, kemudian Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gerindra serta Partai NasDem masing-masing tiga orang.
Selain itu, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dua orang, serta Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing satu orang.
Berdasarkan hasil Pemilu 2019 dari partai politik (parpol) hanya yang berhasil meraih keanggotaan DPRD Kalsel yaitu Partai Golkar 12 orang, PDIP tujuh, PAN serta Gerindra masing-masing enam orang, dan berhak sebagai unsur pimpinan.
Kemudian dari PKS dan PKB masing-masing lima orang, NasDem empat, PPP dan Demokrat masing-masing tiga, serta Hanura satu orang.
Pada DPRD Kalsel periode 2014 - 2019 keanggotaannya dari Partai Golkar 13, PDIP delapan, PPP tujuh, PKB dan Gerindra masing-masing enam, PKS lima, Demokrat empat, Nasdem tiga, Hanura dua dan PAN satu orang.
Pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kalsel periode 2019 - 2024 terkesan istimewa dari sebelumnya, karena kali ini hadir Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen Subiyanto, sedangkan memandu mengucapkan sumpah/janji Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin Yohannes Ether Binti. SH, M.Hum.
Begitu pula pengamanan proses pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kalsel 2019 - 2024 terkesan super ketat dengan mengerahkan 150 personil kepolisian, sedangkan sebelumnya tidak seketat seperti sekarang.
Baca juga: Pimpinan DPRD Banjarmasin dijabat politisi muda
Baca juga: Putri Muhidin akan belajar sebagai pimpinan dewan
Pewarta: Sukarli/Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.