Banjarbaru, (Antaranews.Kalsel) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Halim H Ahmad mengatakan, jajarannya siap menerima pengurangan kuota jemaah calon haji yang berlaku nasional.
"Jika memang kebijakan pengurangan kuota calon haji secara nasional itu tidak mengalami perubahan maka kami siap menerima," ujarnya di aula Jedah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Senin.
Ia mengatakan hal itu di depan kepala kantor wilayah Departemen Agama kabupaten dan kota se Kalsel pada sosialisasi kebijakan Arab Saudi terkait pengurangan kuota haji di aula Jedah Asrama Haji Banjarmasin.
Menurut dia, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian Agama yang akan bertemu dengan Pemerintah Arab Saudi tanggal 29 Juni 2013 dan berharap ada perubahan atas kebijakan pengurangan kuota haji tersebut.
"Keputusan pengurangan masih belum final sampai ada keputusan dari pertemuan Kementerian dengan Pemerintah Arab Saudi dan diharapkan tidak ada pengurangan kuota maupun kemungkinan solusi lain," ungkapnya.
Namun, kata dia, jika memang kebijakan yang juga diberlakukan bagi seluruh negara tidak berubah diharapkan seluruh jemaah calon haji Kalsel yang tertunda berangkat bisa menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada.
"Bagi jemaah yang tertunda berangkat, kami minta menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada karena manusia hanya bisa merencanakan tetapi Tuhan yang menentukan jadi tidaknya rencana itu," pesan dia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar Muslim mengatakan, pihaknya bisa menerima jika memang kebijakan pengurangan kuota haji diberlakukan baik secara nasional maupun tingkat provinsi Kalsel.
"Kami bisa menerima kebijakan itu, tetapi sejauh ini belum menyampaikan kepada 37 jemaah yang tertunda berangkat sebelum mendapatkan kepastian pengurangan kuota yang berlaku bagi seluruh negara tersebut," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu Jamaluddin yang siap menyampaikan setiap keputusan terkait pengurangan kuota kepada jemaah calon haji dari kabupaten itu.
Sementara itu, jika pengurangan kuota calon haji diberlakukan maka jumlah jemaah calon haji Kalsel yang tertunda diberangkatkan sebanyak 761 orang terdiri dari 755 jemaah calon haji dan 6 petugas haji daerah.
Pengurangan yang ditetapkan sebanyak 20 persen itu mengurangi kuota calon haji Kalsel 2013 dari sebanyak 3.811 orang menjadi 3.050 orang terdiri dari 3.023 orang calon haji dan 27 petugas daerah.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.