Oleh Imam Hanafi



Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, H. Irhami Ridjani, menyatakan, Isra Mi�raj bisa dijadikan sebagai landasan kebersamaan dan persatuan untuk menciptakan masyarakat "Bumi Saijaan" Kotabaru lebih sejahtera.

"Peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW, menuntun umat Islam untuk bersatu dalam sebuah perintah dari Sang Khalik Allah SWT, yaitu, shalat lima kali sehari semalam," kata Bupati, di Kotabaru, Kamis.

Setelah peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad tersebut, shalat menjadi sebuah kewajiban bagi umat Islam yang tidak boleh ditinggalkan.

Dalam shalat, ujar Bupati, akan terlihat kebersamaan dan keutuhan umat Islam.

Sekaligus menjadi sebuah keseragaman, dan penyerahan diri kepada Sang Pencipta alam dan jagad raya ini secara totalitas.

Semua gerakan, bacaan shalat yang dilakukan oleh umat Islam, memiliki tujuan yang sama, yakni, ingin menghambakan diri kepada Sang Khalik atau Pencipta.

Dengan melaksanakan sholat dengan cara yang bersungguh-sunggu, sebagai hamba akan merasa lebih dekat dengan Sang Khalik.

Manakala hati Umat Islam sudah dekat dengan Allah.

Maka tidak ada lagi perbedaan antara orang yang berada dan tidak berpunya, semuanya sama di hadapan Allah SWT.

Hal itu yang bisa menuntun dan memperkuat kebersamaan di antara kita, untuk tidak terpecah belah.

Irhami menambahkan, kebersamaan dalam mewujudkan masyarakat Kotabaru yang sejahtera, adalah sebuah kunci meningkatkan pembangunan.

Dengan satu tekad, marilah kita bersatu dan jangan bercerai berai untuk menuju kepada kehidupan yang madani, melalui penyatuan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kotabaru demi terciptanya masyarakat sejahtera.


: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026