Kalimantan Selatan (Kalsel) pada awalnya berniat mengikuti lima seleksi kejuaraan biliar internasional, kata Ketua Harian Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) setempat Fathuliansyah kepada ANTARA Banjarmasin, Kamis.
Kejuaraan tersebut akan diseleksi dari sejumlah daerah di Indonesia dan Kalsel pada awalnya merencakan akan mengikuti seleksi di lima kota di Indonesia dari 13 kota yang telah ditetapkan.
Lima kota yang akan menjadi tujuan Kalsel untuk mengikuti seleksi kejuaraan Guines Internasional tersebut yaitu Makassar, Bandung, Pontianak, Surabaya dan Jakarta.
Namun seleksi untuk kota Makasar dan Surabaya tidak bisa ikut serta karena adanya permasalahan teknis terhadap persiapan keberangkaran atlet biliar Bumi Antasati Kalsel.
Alasan teknis untuk mengikuti seleksi kejuaraan Guines Internasional tersebut masih terkendala anggaran yang tentunya tidak sedikit.
Anggaran yang diperlukan mengikuti seleksi kejuaraan Guines Internasional tersebut setidaknya Rp50 juta untuk memberangkatkan empat orang pebiliar andalan Kalsel guna mengikuti lima seleksi.
Empat orang pebiliar Kalsel yang akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi kejuaraan Guines Internasional itu yaitu Dayat, Haris Padillah, Jendy A dan Masmuryadi.
Even tersebut diharapkan dapat diikuti karena dengan mengikuti kejuaraan itu pebiliar asal Bumi Antasari Kalsel akan termasuk dalam peringkat pebiliar nasional jika poinnya terpenuhi.
Oleh sebab itu seleksi harus diikuti untuk mengejar poin agar para pebiliar andalan Kalsel itu termasuk dalam peringkat pebiliar nasional, demikian Fathuliansyah.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.