Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terus mempromosikan budaya air dalam kaitan menarik lebih banyak lagi wisatawan ke kawasan itu.
"Budaya air di kota ini merupakan ikon kepariwisataan, karena itu kedepan akan terus dipromosikan, baik melalui media massa,maupun melalui cara lainnya," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Zulfadli Gazalie, di Banjarmasin, Rabu.
Hal tersebut dikemukannya pada acara workshop industri kepariwisataan bertempat dengan tema peran aktif industri kepariwisataan dalam mengembangkan pariwisata Kota Banjarmasin di salah satu hotel di kota tersebut.
Budaya air yang menjadi ikon wisata tersebut, seperti adanya pasar terapung, pemukiman terapung, industri terapung dan budaya lainnya.
"Dengan kehidupan yang demikian maka menjadi perhatian pendatang ke wilayah ini, dan dirasa tidak lengkap berada di Banjarmasin bila tidak mengunjungi pasar terapung," katanya.
Zulfadli Gazalie juga menuturkan, menyambut baik kegiatan workshop seraya berharap agar para pelaku industri kepariwisataan dapat mengembangkan pariwisata di Kota Banjarmasin dalam bidang kuliner, suvenir, dan pengelolaan obyek wisata.
Dengan demikian akan lebih menarik para pengunjung untuk datang ke Kota Banjarmasin, tambahnya lagi.
Para peserta berasal dari instansi terkait dan para pelaku industri kepariwisataan. kegiatan ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan Pariwisata, pemuda dan olahraga (Disbudparpora) setempat bertujuang mengembangkan pariwisata setempat.
Narasumber dalam workshop ini berasal dari berbagai kalangan diantaranya ibu Yuliana dari Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI), Ny Armistiani dari Asita, serta bapak Noorhasan selaku kepala Disbudparpora.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.