Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Perjuangan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan ke pemerintah pusat, untuk memacu laju pembangunan daerah dan masyarakat setempat, dinilai masih kurang.


Penilaian itu dari Rakhmat Nopliardy, anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel, sepulangnya menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Regional (Musrenbangreg) Kalimantan, Selasa.

"Perjuangan kita tampaknya jauh masih kurang bila dibandingkan dengan tiga provinsi lain di Kalimantan," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menjawab wartawan di Banjarmasin.

Semestinya, menurut wakil rakyat dari PAN itu, ketika memegang Koordinator Forum Gubernur se Kalimantan sekitar dua tahun lalu, Kalsel harus guna kesempatan berjuang agak lebih gigih.

Sebagai contoh pembangunan trans jalan Kalimantan yang berada di wilayah Kalsel, seperti ruas Anjir Serapat perbaikan dan peningkatannya hampir dua tahun anggaran tak juga tuntas.

"Kalau keadaannya seperti sekarang, maka ibarat lari, Kalsel harus lari cepat dan meraton, untuk mengejar kekurangan selama ini," saran wakil rakyat yang menyandang gelar sarjana hukum dan magister ilmu hukum tersebut.

"Karena saya lihat, ketika Pak Teras Narang selaku Koordinator Forum Gubernur se Kalimantan, beliu seakan tak kenal lelah dan cukup gigih berjuang untuk kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat Kalteng," lanjutnya.

Ia mencontohkan, lanjutan pembangunan jalan layang Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau yang cukup monomental, saat Teras Narang sebagai Koodinator Forum Gubernur se Kalimantan.

Begitu pulu dengan Kaltim, tampaknya gubernur provinsi tersebut cukup bersemangat untuk memperjuangkan kemajuan pembangunan daerah dan masyarakatnya ke pemerintah pusat.

Sebagai contoh, baru memegang sebagai Koordinator Forum Gubernur se Kalimantan, Gubernur Kaltim sudah merancang pembangunan jalan guna pengembangan wilayah yang kaya berbagai sumber daya alam itu, demikian Rakhmat.

  Anggota Komisi III DPRD Kalsel itu mewakili ketua komisinya H Puar Junaidi yang berhalangan hadir pada Musrenbangreg Kalimantan yang berlangsung di Jakarta pekan lalu.     


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026