Banjarmasin,16/4 (Antaranews Kalsel)- Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Hamdi mengakui wilayahnya masih jauh untuk dapat memperoleh penghargaan Adipura sebagai kota bersih.
Masalahnya, berdasarkan penilaian tim Adipura tahap awal (P1),Kota Banjarmasin hanya mendapat nilai total 65, ini masih jauh dari standar nilai mendapat Adipura, yakni, 72,katanya kepada wartawan di Banjarmasin, Selasa.
Kendati hal tersebut sudah diketahui,namun Kota Banjarmasin terus berbenah diri, sehingga saat sudah memasuki penilaian tahap kedua (P2), berdasarkan penilaian terdapat peningkatan.
"Kalau untuk mencapai Adipura kita akui masih berat, tapi bocorannya pada P2 tadi, kita dianggap terus memberikan peningkatan," ujar Hamdi lagi.
Saat P2, Adipura untuk katagore kota besar seperti Banjarmasin ini sudah dilakukan tim penilai pada 1-3 April 2013 tadi, dalam tiga hari tersebut tim Adipura sudah berkeliling kesemua target penilaian.
Dalam penilaian tersebut tim memberikan pendapat bahwa pengelolaan lingkungan ada menunjukkan peningkatan daripada P1 lalu.
Menurut tim Adipura, kota Banjarmasin, kondisinya mulai terlihat lebih baik, seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terlihat sudah sering tidak terlihat lagi tumpukan sampah yang menggunung, khususnya pada siang hari.
Kondisi jalan-jalan protokol dinilai sudah diupayakan lebih asri, kawasan perkantoran juga terlihat lebih bersih, tapi itu hanya pendapat mereka saja, bukan sebagai nilai nyata, tapi harapannya memang kenyataan seperti itu, tutur Hamdi.
"Waktu P1 itu, kekurangan nilai yang mencolok pada kondisi pasar dan TPS, tapi berkat usaha masing-masing instansi mau berbenah, Alhamdulillah sedikit ada peningkatan kearah lebih baik," ujar Hamdilagi.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.