oleh Yose Rizal
Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengimbau pemerintah daerah empat kabupaten di provinsi setempat waspada banjir.


"Kami mengimbau pemerintah daerah empat kabupaten waspada banjir karena curah hujan tinggi sehingga cukup berpotensi menimbulkan banjir," ujar Kepala BMKG Staklim Klas I Banjarbaru Purwanto, Selasa.

Disebutkan, empat kabupaten yang berpotensi dilanda bencana alam berupa banjir akibat tingginya curah hujan adalah Kabupaten Banjar, Tabalong, Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Tanah Laut.

Menurut dia, curah hujan di atas wilayah empat kabupaten itu cukup tinggi dan cenderung dilanda cuaca ekstrem dengan curah hujan diatas normal melampaui curah hujan normal.

"Intensitas hujan memang sedang tetapi curah hujan diatas normal diperkirakan melebihi 100 milimeter dalam jangka waktu satu jam sehingga masuk kategori hujan ekstrem," ungkapnya.

Ia mengatakan, tingginya curah hujan sebagai dampak naiknya suhu muka air laut yang mempercepat proses pembentukan awan hujan di atas Kalsel itu diperkirakan berlangsung hingga akhir April 2013.

Dijelaskan, saat ini Kalsel masih dilanda musim hujan sehingga sewaktu-waktu bisa dilanda hujan dengan intensitas sedang tetapi curah hujan relatif tinggi karena bisa normal hingga diatas normal.

"Pembentukan awan hujan relatif cepat akibat naiknya suhu permukaan air laut dan posisinya tepat berada diatas Kalsel sehingga curah hujan tinggi bahkan bisa menimbulkan hujan ekstrem," ujarnya.

Dikatakan, selain banjir, bencana lain yang harus diwaspadai di masa peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau adalah tanah longsor, tiupan angin kencang hingga sambaran petir.

"Tingginya curah hujan biasanya mempengaruhi kondisi tanah sehingga mudah longsor disampingi fenomena alam lain mengiringi hujan seperti tiupan angin kencang dan sambaran petir yang juga harus diwaspadai," katanya.

  Sementara itu, tingginya curah hujan di sebelah selatan Provinsi Kalsel menyebabkan dua kabupaten dilanda banjir yakni Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Tengah hingga merendam ribuan rumah dan fasilitas umum.    


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026