Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, memprioritaskan pembangunan infrastruktur baik jalan dan jembatan untuk memudahkan akses transportasi darat bagi masyarakat setempat.
"Pembangunan infrastruktur baik jalan dan jembatan menjadi prioritas Pemkot, tujuannya agar mempermudah akses transportasi bagi seluruh masyarakat," kata Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor, Rabu.
Pernyataan itu juga disampaikan orang nomor satu di lingkungan Pemkot Banjarbaru di depan warga Kelurahan Syamsudin Noor saat menghadiri pembukaan posko percepatan pembebasan lahan bandara, Selasa.
Menurut dia, kesediaan warga melepaskan asetnya baik berupa tanah maupun bangunan dalam setiap pembebasan tanah yang dilakukan Pemkot Banjarbaru menjadi pertimbangan prioritas pembangunan infrastruktur itu.
"Pemkot memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya bagi setiap anggota masyarakat yang mau merelakan asetnya demi pembangunan tanpa ganti rugi dan sebagai gantinya infrastruktur ditingkatkan," ungkapnya.
Ditekankan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan otomatis menaikkan harga tanah sehingga secara tidak langsung membantu masyarakat disamping membuka suatu kawasan menjadi lebih baik dan maju.
"Jika infrastruktur jalan dan jembatan tersedia maka kawasan yang sebelumnya hutan maupun semak semakin terbuka dan harga tanah menjadi tinggi sehingga masyarakat justru lebih diuntungkan," ujarnya.
Terkait pembebasan lahan untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, ia mengatakan, Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum sudah mempersiapkan jalan lingkar utara di sisi utara bandara setempat.
Saat ini, kata dia, pembangunan jalan lingkar utara itu terus dilaksanakan dengan alokasi dana melalui APBD Kota Banjarbaru maupun dana bantuan Pemprov Kalsel yang membangun jalan penghubung ke jalan lingkar itu.
"Pembangunan jalan lingkar utara terus dilaksanakan melalui dana APBD dan sudah dikerjakan badan jalan dari Kelurahan Guntung Payung menuju Kelurahan Syamsudin Noor di sisi utara bandara," kata dia.
Sedangkan dana bantuan Pemprov Kalsel digunakan untuk membangun badan jalan dari Kelurahan Landasan Ulin Barat hingga Kelurahan Syamsudin Noor sehingga seluruh jalan lingkar utara saling terhubung.
"Pembangunan badan jalan yang dananya berasal dari Pemprov Kalsel itu masih berjalan dan sebagian sudah terealisasi sehingga pada akhirnya nanti jalan lingkar utara bisa saling terhubung," katanya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.