Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, terus meningkatkan kinerja polisi berseragam untuk selalu hadir di tempat-tempat ramai yang dikunjungi oleh masyarakat.
Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Jumat mengatakan, polisi berseragam memang harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan berbaur.
Dengan hadirnya polisi berseragam itu, masyarakat tenang dan nyaman karena mereka akan merasa aman mau berpergian kemanapun dan tempat keramaian dimanapun yang di ada di Kota Banjarmasin.
Untuk itu, setiap harinya, anggota dari Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin akan melaksanakan patroli di kawasan-kawasan yang ramai didatangi masyarakat di wilayah Kota Banjarmasin.
"Pagi, siang dan sore serta malam, polisi berseragam akan selalu dan terus melakukan patroli untuk melayani dan memelihara keamanan dan kenyaman masyarakat," terangnya.
Sasaran patroli polisi berseragam itu diantaranya, pasar-pasar, mall, serta tempat keramaian lainnya, dengan maksud untuk mengurangi dan mengantisipasi niat dari para pelaku kejahatan.
Selain melakukan patroli di tempat-tempat keramain, polisi berseragam yang selalu menggunakan kendaraan pengurai massa (Ranraimas) itu juga melakukan patroli di kawasan-kawasan yang dianggap rawan terjadi tindak kejahatan.
Kawasan rawan tindak kejahatan itu diantara tempat-tempat sepi bila malam hari, diantaranya jalan Banua Anyar, Jalan HKSN, Jalan Basirih, Jalan Tembus Pramuka, serta jalan lainnya, yang disinyalir rawan tindak kejahatan seperti jambret, perampasan, pemalakan serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Bukan itu saja, pihak Satuan Sabhara juga aktif melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) yang setiap harinya ada keluhan dari masyarakat kota Banjarmasin yang masuk, terkait keberadaan Pekerja Sek Komersial, Hotel yang menerima pasangan mesum, KTP, kebut-kebutan atau balapan liar, minuman keras dan pemabuk serta lainnya.
Dari keluhan masyarakat itu, Satuan Sabhara yang secara umumnya polisi berseragam, terus melakukan kegiatan razia terhadap tempat-tempat yang menjadi keluhan masyarakat, dan setiap malamnya dalam pelaksanaan razia itu, pasti ada yang terjaring dan diamankan.
"Kita terus melakukan dan melaksanakan keluhan masyarakat, dan bila ada masukan informasi, maka langsung kita tindak lanjuti, sebagai bentuk pelayanan dan polisi sigap melaksanakan informasi tersebut," tutur pria berkumis tipis itu.
Saat ini razia pekat, dilaksanakan seminggu bisa empat kali dilakukan dengan sasaran sesuai keluhan masyarakat, hal itu untuk menunjukan ke masyarakat bahwa polisi berseragam terus ada dan melayani setiap keluhan dan informasi yang masuk, demikian Haryono.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.