Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Daerah pemilihan untuk pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah di Tabalong, Kalimantan Selatan yang rencananya dilaksanakan Oktober 2013 bertambah menjadi empat.
Menurut Sekretaris komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Tabalong, Suparman, Jumat, penambahan daerah pemilihan (Dapil) dari tiga menjadi empat terkait pertumbuhan penduduk di wilayah perkotaan (tengah).
"Sebelumnya hanya tiga dapil, kecamatan Tanjung, Tanta dan Murung Pudak bergabung menjadi satu namun dalam pemilukada mendatang berubah menjadi empat dapil," jelas Suparman
Perubahan dapil di wilayah tengah Tabalong yakni kecamatan Murung Pudak tak lagi bergabung dengan Tanta dan Tanjung sehingga dapil di wilayah ini menjadi dua.
Sedangkan Kecamatan Tanjung dan Tanta jelas Suparman tetap bergabung menjadi satu dapil untuk wilayah tengah. Dapil wilayah utara mencakup Kecamatan Muara Uya, Upau, Jaro, Haruai dan Bintang Ara.
Di wilayah selatan terdiri atas kecamatan Kelua, Banua Lawas, Muara Harus, Pugaan dan Banua Lawas. Sebelumnya dalam acara konsultasi publik penetapan dapil, untuk pemilu legislif 2014 dapil Murung Pudak memperebutkan 6 kursi DPRD, dapil tengah 7 kursi,, dapil selatan 7 kursi dan dapil utara 10 kursi.
Untuk pelaksanaan Pemilukada mendatang tambah Suparman alokasi dana mencapai Rp15 miliar dengan rincian Rp13 miliar untuk KPUD dan Rp2 miliar diperuntukkan bagi panitia pengawas pemilu (Panwaslu).
"Dana tersebut untuk pemilukada satu putaran dan KPUD telah mengusulkan untuk tambahan dana bagi pemilukada dua putaran," tambah Suparman,
Terpisah aktifis LSM Tabalong Agus Musdianoor mengatakan dalam pelaksanaan pemilukada pemerntah daerah, dewan maupun KPUD harus siap dengan tahapan pemilu dan anggaran termasuk antisipasi terjadinya dua putaran.
"Seharusnya dana untuk pemilukada dua putaran sudah dipersiapkan mulai saat ini dan KPU maupun pemerintah daerah segera mempersiapkan tahapan pemilukada," ujar Agus.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.