Barabai, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Bidang Pendidikan Luar Sekolah sedang mempersiapkan program pelatihan untuk mencetak wiraswastawan baru dalam rangka mengurangi pengangguran dan mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat.Â
Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah Saribi, di Barabai, Rabu, mengatakan, program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dewan Pengurus Cabang Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) Hulu Sungai Tengah.
Menurut Saribi, berbagai program kemandirian tersebut antara lain yaitu program kecakapan hidup (PKH) yaitu program yang bertujuan tujuan memberikan berbagai ketrampilan kerja bagi masyarakat yang menganggur.
"Menganggur yang dimaksud adalah yang bersangkutan tidak memiliki ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja," katanya.
Mewujudkan program tersebut, kata dia, Disdik kini terus mendorong lembaga pendidikan non formal untuk memberikan pembekalan bagi masyarakat, agar memiliki keterampilan kerja sehingga mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
Melalui program tersebut, juga akan mendorong terciptanya wirausahawan baru melalui kursus dan pelatihan yang didukung oleh dunia usaha dan industri, mitra-mitra usaha dan instansi/dinas terkait.
Pelatihan tersebut diberikan kepada warga putus sekolah atau lulus tetapi tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, masyarakat yang belum memiliki pekerjaan dan masyarakat kurang mampu dengan usia produktif, yaitu antara 18-40 tahun.
"Khusus program kecakapan hidup, pelatihan harus diselenggarakan oleh lembaga pelatihan yang telah lulus uji Kompetensi, sehingga peserta pelatihan bisa mendapatkan sertifikasi kompetensi berstandar nasional," katanya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah melalui Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) bekerja sama dengan Dewan Pengurus Cabang Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia Hulu Sungai Tengah (DPC HIPKI HST) melaksanakan sosialisasi Program Bantuan untuk LKP tahun 2013 bertempat di Aula Dinas Pendidikan HST.
Sosialisasi tersebut bertujuan agar peserta memahami petunjuk teknis dan instrumen penyusunan program bantuan sosial tahun 2013 bagi lembaga pelatihan.
"Melalui sosialisasi ini juga menjadi agenda rutin serta bentuk kemitraan dan silaturrahmi Dinas Pendidikan HST bersama DPC HIPKI HST dalam rangka pembinaan Pendidikan Non Formal," katanya.
Selama ini, kerja sama tersebut telah banyak memberikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menyiapkan tenaga kerja siap pakai, membentuk jiwa kewirausahaan dan kemandirian.
 Narasumber Sosialisasi Sekaligus Ketua DPC HIPKI HST Fathurrahman mengatakan, saat ini LKP di HST yang telah divalidasi meningkat dari 19 LKP menjadi sekitar 23 LKP Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.