Oleh: Imam Hanafi 


Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Kecamatan Kelumpang Selatan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada APBD 2013 mendapatkan program cetak sawah baru seluas 500 hektare.

Camat Kelumpang Selatan Bahruddin Nor, MAP, di Kotabaru, Kamis, mengatakan, untuk mendukung program dijadikannya salah satu sentra padi, Kelumpang Selatan mendapatkan kuota mencetak sawah baru seluas 500 hektare.

Cetak sawah baru tersebut akan ditempat di sejumlah lokasi eks transmigrasi dan desa asal.

Diantaranya, Desa Bumi Asih, Pantai Baru, Pembelacanan, dan beberapa desa sekitarnya.

Saat ini, Bumi Asih, merupakan salah satu desa yang mampu memproduksi beras melebihi dari kebutuhan sendiri.

Selama ini, hasil produksi beras petani di Desa Bumi Asih selain untuk menutupi kebutuhan sendiri, juga disuplai untuk mencukupi kebutuhan akan beras di desa sekitarnya bahkan ke pasar Kemakmuran Kotabaru.

Bahrudin berharap, dengan cetak sawah baru seluas 500 hektare tersebut, produksi beras dari Kelumpang Selatan semakin meningkat.

Bahkan, jika memungkinan hasil panenanya akan digunakan untuk menambah stok beras yang ada di pasar Kotabaru.

"Tidak menutup kemungkinan, tahun yang akan datang cetak sawah baru untuk Kelumpang Selatan akan di tambah," ujarnya.

Karena areal pertanian khususnya, lokasi persawahan di Kelumpang Selatan cukup potensial dan cukup subur.

"Jika dibandingkan dengan daerah Berangas yang kini menjadi lumbung padinya Kotabaru, Kelumpang Selatan juga masih bisa bersaing," ujarnya.

Ia optimis, tahun-tahun mendatang produksi akan padi di daerah itu ada peningkatan yang signifikan.

Keinginan petani dan pemerintah, khususnya Dinas Pertanian harus selaras dengan keinginan para petani di daerah tersebut.

Hendaknya program cetak sawah baru bukan hanya membuka sawah, tetapi dinas terkait bersinergi untuk menanggulangi masalah yang dihadapi petani, khususnya dalam menangani masalah hama padi.

Petani di Kelumpang Selatan sering mengalami masalah serius dalam mengatasi hama padi, seperti hama tikus, dan hama yang lainnya.

Agar petani tidak berputus asa, hendaknya dinas pertanian proaktif mengatasi masalah dengan petani.

Sementara itu, pada APBD 2012, Kotabaru mencetak sawah baru seluas 1.000 hektare, untuk mendukung program Kotabaru berswasembada beras.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026