Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di wilayah Kota Banjarbaru dan Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kehabisan stok bahan bakar minyak jenis Premium.
Pantauan ANTARA, Kamis, tidak kurang dari delapan SPBU yang terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar kehabisan bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor itu.
"Sore tadi saya berangkat dari Banjarmasin menuju Banjarbaru dan hampir seluruh SPBU yang berada di Jalan Ahmad Yani baik di Banjarbaru dan Martapura tutup karena kehabisan stok premium," ujar Risman warga Banjarbaru.
Ia mengatakan, salah satu SPBU yang kehabisan stok premium adalah SPBU di Kecamatan Gambut yang masih tetap beroperasi tetapi tidak menjual bensin atau premium melainkan Pertamax.
Sementara, SPBU di Jalan Ahmad Yani Km 17 masih tetap menjual premium baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat tetapi antrian kendaraan panjang karena banyaknya pemilik kendaraan yang antri.
"Cukup banyak pengendara motor yang terkecoh saat hendak membeli premium di SPBU Gambut karena ternyata yang dijual Pertamax, sedangkan di SPBU Km 17 antrian panjang sehingga banyak pengendara berlalu," ungkapnya.
Menurut dia, kekosongan stok premium itu sangat merepotkan pengendara baik roda dua maupun roda empat karena mereka harus membeli bensin eceran yang harganya lebih tinggi dibanding membeli di SPBU.
"Harga premium di eceran mencapai Rp6.000 padahal sebelumnya hanya Rp5.500 sehingga pemilik motor atau mobil harus mengeluarkan biaya ekstra agar kendaraannya bisa dijalankan," ujar pengendara motor bebek itu.
Sementara itu, sejumlah SPBU memilih menutup operasional karena habisnya stok premium seperti SPBU di dekat bundaran Liang Anggang Banjarbaru dan SPBU di Jalan Ahmad Yani Km 24 Banjarbaru.
Pengelola stasiun menutup pagar depan dan meletakan pemberitahuan di depan gerbang SPBU bertuliskan "maaf bensin habis" dan "bensin masih dalam pengiriman" sementara operatornya hanya duduk-duduk santai.
"Stok bensin kami habis dan masih dalam pengiriman sehingga SPBU sengaja ditutup agar tidak ada pengendara yang masuk ke areal SPBU," ujar salah seorang operator di SPBU Liang Anggang.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.