Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, memprogramkan kegiatan perbaikan kondisi lahan pertanian sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan.
Dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pertanian, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan dan Perikanan (PTPHPP) setempat, Haryono di Paringin, ibu kota Balangan, Rabu, hal tersebut juga dilakukan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Jangan sampai lahan pertanian akhirnya berubah menjadi lahan kritis sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat, khususnya petani," katanya.
Dalam program tersebut, dilakukan kegiatan-kegiatan perbaikan dan pembenahan pendukung kelancaran aktivitas pertanian seperti pembuatan saluran drainase, galangan, pintu air, jaringan tersier dan kuartier.
Menurutnya, bila sampai terjadi lahan pertanian berubah menjadi lahan kritis maka dibutuhkan biaya yang sangat besar dan waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya.
"Karena itu, langkah penting dan paling relevan adalah menjaga serta melakukan upaya perbaikan terhadap kondisi lahan yang sudah ada," ujarnya.
Selain itu, juga dilakukan optimalisasi fungsi Balai Benih Padi (BBP) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) sehingga dapat menghasilkan bibit unggul untuk pemenuhan kebutuhan petani.
Ia menambahkan, Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang saat ini tercatat sebanyak 13 kelompok pengelola, diberikan pembinaan untuk menunjang kelancaran usaha pertanian.
"Secara bertahap, diterapkan mekanisme penggunaan mesin pertanian modern, sejak saat pengolahan tanah, tanam, panen dan pasca panen," tambahnya.
 Dalam hal sumber daya manusia, dilakukan upaya peningkatan kualitas agar mampu mengolah lahan secara maksimal dan berkelanjutan sehingga dapat menghindari terjadinya kerusakan yang dapat berdampak pada penurunan hasil./D.
(T.KR-RMD/B/H005/H005) 27-02-2013 15:09:42
Pewarta: Rusmanadi: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.