Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas PTPHPP Balangan Haryono di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis, keberhasilan capaian itu karena telah dilakukan percepatan masa tanam.
"Kondisi cuaca yang tidak menentu sepanjang 2010 membuat Pemprov mengeluarkan imbauan agar daerah melakukan percepatan masa tanam mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem di 2011," ujarnya.
Karena itulah terhitung sejak September 2010 Dinas PTPHPP mengimbau masyarakat Balangan mulai melakukan penanaman padi sawah yang biasanya baru dilakukan sepanjang Desember hingga Februari.
Dikatakan, dengan percepatan masa tanam itu hingga Januari masyarakat petani di Balangan sudah mampu melakukan penanaman pada lahan seluas 25.654 hektare.
"Target kita 2011 ini mampu melakukan penanaman padi sawah pada lahan seluas 30.164 hektare sehingga dengan capaian yang ada berarti sudah memenuhi 85,05 persen," katanya.
Dalam satu tahun masa penanaman padi dibagi menjadi dua tahapan yaitu antara Januari hingga Juni dan Juli hingga Desember.
"Penanaman padi tahap kedua biasanya lebih sedikit karena bertepatan dengan musim kemarau atau bisa gagal bila cuaca ekstrem seperti 2010 kembali terjadi," tambahnya.
Dengan kemampuan petani di Balangan melakukan percepatan masa tanam diperkirakan pada Maret-April 2011 sudah dilakukan panen.
"Sehingga kemungkinan rawan pangan karena gagal tanam akibat cuaca ektrem yang mungkin terjadi pada masa penanaman padi tahap kedua dapat diantisipasi," demikian Haryono.(Adi/A)
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.