Pemerintah Kabupaten Banjar optimis mampu mempertahankan penghargaan adipura untuk yang kedua kalinya setelah mendapatkan penghargaan dibidang kebersihan dan penataan kota itu tahun lalu.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Perumahan dan Pemukimkan Banjar Rahmaddin di Martapura Jumat mengatakan, Pemkab serta masyarakat siap mewujudkan kabupaten itu layak sebagai kota penerima penghargaan adipura.

"Kami tentu saja optimis namun semuanya bisa terwujud jika mendapat dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat terutama mentaati ketentuan waktu membuang sampah ke tempat pembuangan sementara," ujarnya.

Ia mengatakan, ketentuan waktu membuang sampah yang ditetapkan adalah sejak pukul 20.00 Wita hingga pukul 07.00 Wita sehingga setelah waktu itu tidak diperbolehkan membuang sampah ke TPS.

Dijelaskan, sampah-sampah yang dibuang masyarakat ke TPS di lingkungan masing-masing itu akan diambil petugas kebersihan dengan gerobak sampah yang selanjutnya dibuang/diangkut ke TPS resmi terdekat.

"Pengambilan dan pengangkutan sampah di TPS-TPS resmi itu dilaksanakan terjadwal setiap hari menggunakan armada truk pengangkut sampah sejak subuh hingga pukul 09.00 Wita," ungkapnya.

Dikatakan Rahmaddin, Komisi III DPRD Banjar juga sempat berdiskusi dengan pihaknya tentang persiapan menghadapi penilaian adipura tahap kedua (P2) dan strategi untuk meningkatkan nilai P1 yang sudah mencapai 73,71.

Disebutkan, strategis itu adalah pembenahan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Padang Panjang yang dilengkapi prasarana dasar, sarana penunjang dan kondisi lingkungan, jalan masuk/operasi, kantor/pos jaga, pagar, garasi.

Selain itu penambahan truk sampah, monitoring prasarana dan sarana utama, alat berat, sistem pencatatan sampah, sarana pencegahan dan pengendalian pencemaran, drainase, dan pengaturan saluran lindi.

"Tentunya kami akan berupaya merealisasikan saran dan masukan itu sehingga ke depan pengelolaan TPA sebagai pintu akhir pengolahan sampah bisa berjalan sesuai harapan," katanya. Yose Rizal





Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026