Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani menegaskan, pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru tidak asal-asalan tetapi sudah melalui pertimbangan yang matang. 

"Pelantikan pejabat ini sudah kami rancang dan bukan asal-asalan tetapi sudah melalui proses maupun pertimbangan yang matang," ujarnya usai melantik puluhan pejabat di Aula Gawi Sabarataan, Jumat.

Wali kota yang didampingi Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Setiawan dan Sekretaris Daerah Said Abdullah meminta pejabat berperilaku baik dan mampu menjadi contoh bagi bawahan di lingkungan kerjanya.

"Kami minta pejabat baik pimpinan SKPD maupun pimpinan unit kerja untuk berperilaku baik juga menjadi contoh bagi bawahan dan memberi pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat," pesannya. 

Ditekankan, perilaku baik yang dimaksud bukan hanya ditunjukan atasan kepada bawahan tetapi juga rekan kerja dalam satu organisasi serta mitra pemerintah lainnya yang saling keterkaitan. 

"Semua bisa jadi penilai diri kita sehingga harus bisa berperilaku baik termasuk kepada masyarakat yang diberikan pelayanan. Masukan dan saran seluruh pihak akan menjadi pertimbangan jabatan," tegasnya. 

Dikatakan, pihaknya merencanakan pelantikan sebanyak dua kali dalam satu tahun sehingga setiap jabatan akan dievaluasi berdasarkan kinerja maupun penilaian berbagai pihak baik internal maupun eksternal. 

Pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik sebanyak 7 orang baik mendapat promosi maupun mutasi atau bergeser dari posisinya dan pejabat administrator sebanyak 18 orang serta pengawas 60 orang. 

Satu pejabat mendapat promosi yakni Muriani ST yang sebelumnya Sekretaris Dinas PU dan Tata Ruang dipercaya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman yang sebelumnya dijabat Zabidi Ansyari. 

Enam pimpinan tinggi pratama lain dimutasi seperti drg Agus Widjaja yang digeser ke Asisten Administrasi Umum Setdakot yang sebelumnya menjabat Kadis Kesehatan selama beberapa tahun terakhir. 

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Fachrudin mutasi ke Kepala Dinas Sosial, M Rustam yang sebelumnya Staf Ahli menjadi Kadis Koperasi, Masjudin Noor dari Kadis Sosial menjadi Staf Ahli wali kota. 

Kemudian, Mutia Syafariahadi yang sebelumnya Sekretaris DPRD pindah posisi Staf Ahli Wali Kota, posisinya digantikan M Hamridy yang sejak dua tahun terakhir menjabat Asisten Administrasi Umum Setdakot. 

Sedangkan pejabat administrator dilantik mulai dari kepala bagian, camat dan lurah hingga kepala seksi baik di dinas maupun badan serta di lingkup kecamatan dan kelurahan di pemerintahan setempat. 
 

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019