Amuntai, (Antaranews Kalsel) -Ustadz Muhammad Nur Maulana atau akrab disapa Ustadz Maulana yang penampilan sering muncul disalah satu tayangan televisi nasional kembali mengabulkan hajat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan mengisi Tablik Akbar menyongsong Tahun Baru 2019.

Masyarakat pun memadati sekitar Bundaran Kota Amuntai untuk menyaksikan Tausiyah Ustadz yang terkenal dengan slogan 'Jama'ah oh Jama'ah...Alhamduu..lillah' ini .

Sang Ustadz mengajak masyarakat untuk mengisi tutup tahun sekaligus menyambut tahun baru dengan mengevaluasi amal ibadah yang sudah dilakukan agar bisa memperbaiki diri di masa akan datang.

"Luruskan niat kita untuk mencari keridhoan Allah SWT karena yang akan memasukan kita kedalam Surga bukan amal Ibadah yang kita lakukan, akan tetap keridhoan dari Allah SWT," ujar Ustad Maulana.

Ustadz Maulana lantas menceritakan nasih seorang Wanita Tuna Susila (WTS) yang masuk Surga karena mendapat Keridhoan Allah SWT diakhir hidupnya.

Ketika pulang dari melayani pelanggannya, kata Ustadz Maulana, sang wanita menjumpai seekor anjing yang hampir mati karena kehausan di tepi sebuah sumur. Si wanita lantas menimba air sumur dengan kasutnya untuk memberi minum anjing itu, tidak lama kemudian wanita itu meninggal.

Ustadz maulana juga menyinggung bencana alam yang kerap melanda Indonesia seperti bencana Tsunami yang terjadi di Selat Sunda.

"Bisa jadi suatu bencana terjadi karena maksiat yang diperbuat oleh manusia, sementara para ahli melihatnya hanya sebagai fenomena alam biasa," katanya.

Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid berterima kasih kepada Ustadz Maulana yang kembali mengabulkan undangan Pemkab HSU mengisi Tablik Akbar jelang pergantian tahun.

Tahun sebelumnya Ustadz Maulana juga pernah hadir mengisi Tablik akbar yang digelar Pemerintah daerah.

Kepada Ustadz Maulana dan Jama'ah yang hadir Bupati berjanji akan  menggelar acara Amuntai bersalawat yang dirangkai Lailatul qira'ah menyambut pergantian tahun dengan menampilkan beberapa Qari yang pernah menjuarai event tingkat nasional dan juga internasional.

"Hendaknya kita bershalawat di malam pergantian tahun bergantinya tahun serta mengisinya dengan amalan-amalan ibadah dan dzikir agar banua kita terhindari dari hal-hal yang tidak kita di inginkan," katanya.


AMUNTAI, Ribuan warga masyarakat kota Amuntai dan sekitarnya berduyun duyun berdatangan meriahkan malam pergantian tahun dengan penuh semarak menghadiri tabligh akbar dan Lailatul qira'at serta Amuntai bersalawat yang digelar pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di depan kantor Bupati HSU tepatnya dikawasan bundaran air mancur kota Amuntai. Senin (31/12) malam

Panggung tabligh akbar pada acara Lailatul qira'at bersama belasan qori nasional dan internasional yang secara bergantian membacakan ayat-ayat suci Al Qur'an pada malam pergantian tahun ini seolah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Amuntai, ditambah lagi pembacaan syair-syair maulid serta kedatangan Habib Ali Zainal Abidin Bin Muhsin Al Hindun yang mengisi tabligh akbar kali ini membuat suasana malam pergantian tahun dikota bertaqwa ini menjadi meriah bernuansa agamis.

Bupati HSU H. Abdul Wahid HK, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dapat mengisi kegiatan malam pergantian tahun dengan menggelar kegiatan tabligh Akbar bersama Ali Zainal Abidin Bin Muhsin Al Hindun dan pembacaan Al Qur'an serta syair-syair shalawat dengan harapan meninggalkan tahun 2018 dengan catatan amal kebaikan dan menyambut tahun 2019 dengan catatan amal kebaikan." Ujarnya

Dikatakan Wahid, sebelumnya sudah diintruksikan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui musholla-musholla dan masjid-masjid di wilayah HSU agar dapat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan-kegiatan keagamaan sembari memberikan arahan agar tidak melakukan kegiatan yang bersifat kurang positif.

Lebih lanjut dikatakannya, menghadapi pemilu 2019 dirinya berpesan apapun pilihannya mendatang agar warga masyarakat HSU tidak mengurangi hubungan antar warga keluarga menjadi renggang.

"Walaupun pilihan kita berbeda, hendaknya silaturahmi diantaranya tidak berkurang, jangan sampai kekompakan kita pecah dan jangan sampai kerukunan kita terganggu." Pesan Bupati Wahid.

Wahid juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat HSU agar dapat bersama-sama mendoakan baik untuk kebaikan diri sendiri, keluarga, maupun untuk kebaikan lingkungan serta daerah khusus kabupaten Hulu Sungai Utara agar tercapai visi HSU Mantap, Maju, mandiri sejahtera agamis dan produktif." Pungkasnya.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019