Marabahan, (Antaranews Kalsel)-Wakil Bupati Barito Kuala, Kalimantan Selatan H Rahmadian Noor membuka Kursus Mahir Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Batola, di Gedung PGRI Jalan Jenderal Sudirman Marabahan, Senin (17/12).


Pada acara pembukaan tersebut ditandai pengalungan ID Card secara simbolis kepada perwakilan peserta laki-laki dan perempuan.

Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 17  sampai  23 Desember 2018 tersebut diikuti 40 peserta laki-laki dan perempuan yang berasal dari perwakilan kecamatan se-Batola.

Selama mengikuti kursus peserta berasal dari para pembina itu,  akan diberikan sejumlah materi diantaranya,  orientasi kursus, fundamental gerakan Pramuka, problematika dan dinamika pembinaan Pramuka siaga.

Selain itu,  juga diberikan materi strategi pengelolaan gudep dan pembinaan Pramuka siaga yang dinamis dan progresif, organisasi gugus depan, dewan satuan, dan administrasi satuan.

Para peserta juga diajari tentang penyusunan program gudep, program pembinaan Pramuka siaga, strategi pencapaian SKU, SKK, SPG, ragam keterampilan pramuka siaga, penyusunan rencana dan media membina Pramuka siaga, manajemen resiko dalam pembinaan Pramuka siaga, perencanaan perseri, muatan lokal dan lainnya.

Wabup H Rahmadian Noor yang juga Ketua Kwartir Cabang Batola saat membuka kegiatan mengatakan,  anggota Pramuka harus memiliki rasa kebanggaan menjadi anggota anggota pramuka.

Selain itu, sebutnya, anggota Pramuka hendaknya harus selalu berupaya meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman di antaranya melalui Diklat Kepramukaan seperti yang tercantum dalam visi dan misi gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi handal masalah-masalah kaum muda.

Dikatakan, problematika kaum muda yang sangat kompleks seiring cepatnya perkembangan teknologi menuntut untuk pandai menyeimbangkan diri melalui peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan yang dibarengi penanaman sikap dan mental yang baik.

Seiring dengan itu, maka dia menyatakan, sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kursus. Ia mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu wujud upaya gerakan pramuka untuk ikut mempersiapkan generasi muda menjadi generasi muda yang handal.

“Saya memandang penyelenggaraan kursus ini memiliki nilai strategis dalam menciptakan perubahan sikap para pembina selaku ujung tombak dalam pendidikan kepramukaan gugus depan yang akan menjadi teladan bagi peserta didiknya,” tandasnya.

 

Pewarta: Arianto

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018