Barabai, (Antaranews Kalsel) - Permasalahan pembayaran iuran merupakan fokus utama yang menjadi kendala Program Jaminan Kesehatan Nasional JKN-KIS.

"BPJS Kesehatan Cabang Barabai menyiasatinya dengan menggandeng bank BRI yaitu menempatkan seorang petugas bank tersebut di kantor BPJS," kata Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Barabai Yuni Norma Riansari, Kamis di Barabai.

Sebelumnya, BPJS juga telah bekerjasama dengan ketiga bank mitra yaitu BNI, Mandiri dan BRI terkait penerapan autodebt khususnya untuk peserta mandiri/PBPU di semua kelas.

"Kerjasama ini kami terapkan dengan cara masing-masing bank menitipkan form autodebt masing-masing bank mitra kepada frontliner kami dan kami akan mengembalikannya setelah satu minggu terkumpul," ucap Yuni.

Setelah kerjasama tersebut berjalan selama beberapa bulan, respon positif datang dari BRI. Mereka siap untuk menempatkan salah seorang petugas untuk ditempatkan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai untuk mempermudah urusan perbankan peserta dalam hal JKN-KIS. 

"Hadirnya seorang petugas BRI di kantor kami jelas mempermudah peserta. Pertama, kemudahan dalam membuka rekening bank sebagaimana disyaratkan dalam pendaftaran sebagai peserta JKN-KIS," katanya.

Kemudian pengisian form autodebt yang langsung dipandu dengan pihak banknya dan yang terakhir yaitu kemudahan dalam hal pembayaran iuran baik iuran wajib maupun tunggakan.

Yuni mengatakan, hadirnya salah satu petugas bank yang dapat bertugas juga dapat meningkatkan kolektabilitas iuran peserta dengan meminimalisir lupanya peserta dalam membayar iuran tiap bulannya. 

Tentunya segala pengurusannya tidak perlu bolak-balik dari kantor BPJS Kesehatan ke BRI atau bahkan sebaliknya. Dia berharap, kemudahan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan betul oleh seluruh peserta JKN-KIS khususnya di daerah HST.

"Petugas BRI akan melayani peserta setiap seminggu sekali yaitu pada hari senin saja dan pada tanggal 26 Nopember 2018 yang lalu merupakan hari pertama dilaksanakan," katanya.

Kenapa senin yang dipilih, mengingat hari senin biasanya padat dan petugas dari bank ada kesibukan lain dan tidak bisa pula bertugas di kantor BPJS Kesehatan setiap harinya. Semoga dengan terobosan ini mobilisasi peserta dapat diminimalisir.

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018