Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Pesona busana muslim Sasirangan bordir khas Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyemarakkan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV tingkat Kota Banjarbaru yang dilaksanakan, Sabtu. 
     
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Gawi Sabarataan Pemkot Banjarbaru itu dibuka Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita
Eny Apriyati Darmawan Jaya.
     
"Kami sangat mendukung acara ini karena menampilkan Sasirangan bordir yang menjadi ciri khas Kota Banjarbaru," ujarnya didampingi Ketua Gabungan Istri Wakil Rakyat Banjarbaru Nahdatun Nusroh.
     
Menurut Ketua Gatriwara Kota Banjarbaru yang menjadi penggagas kegiatan, pihaknya ingin Sasirangan bordir lebih dikenal masyarakat bukan hanya di Indonesia tetapi juga mancanegara.
     
"Makanya kami menggandeng artis Terry Putri yang sudah pernah menggelar peragaan busana muslim berbahan Sasirangan di Belanda dan Italia sehingga lewat dia, Sasirangan bordir bisa mendunia," ucapnya. 
     
Dijelaskan istri Ketua DPRD Kota Banjarbaru AR Iwansyah, pesona busana muslim Sasirangan bordir menampilkan busana muslim yang dipadukan kain Sasirangan sebagai kain khas masyakakat Kalsel. 
     
"Sasirangan bordir yang dimiliki Banjarbaru berbeda dengan daerah lainnya di Kalsel karena ditambah sulaman benang atau bordir yang mengikuti motif sehingga lebih bagus dan menarik," ungkapnya.
     
Ditambahkan Ketua TP PKK, trend model busana muslim tahun 2018 semakin berkembang seiring makin banyaknya kaum perempuan yang sadar untuk menutupi aurat dalam kegiatan sehari-hari.
     
"Model busana yang semakin mengikuti perkembangan zaman membuat banyak pilihan model bagi kaum wanita muslimah sehingga harus diimbangi melalui perpaduan kain Sasirangan," ujarnya. 
     
Dikatakan, Sasirangan bordir mampu menjadi salah satu pilihan untuk memadukan busana muslim sehingga bisa semakin mengenalkan kain khas daerah yang memiliki nilai ekonomis maupun kearifan lokal. 
     
"Kami menilai model busana muslimah sangat bagus dipadukan dengan kain Sasirangan bordir dan aurat pemakainya tetap tertutupi disamping tetap terlihat cantik dan menarik," kata dia. 
     
Diharapkan, kegiatan yang diisi peragaan busana muslim Sasirangan bordir itu meningkatkan semangat melestarikan kain tradisional, dan menambah kecintaan terhadap kain khas daerah.
     
"Harapan kami, kain Sasirangan khususnya Sasirangan bordir makin dikenal luas dan diminati masyarakat luas baik sebagai pakaian keseharian maupun sebuah karya seni dengan berbagai model," katanya.


 

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018