Pihak manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menemukan tiga loket pembayaran rekening PDAM ilegal yang dikelola masyarakat.


Karena itu, PDAM menganjurkan warga untuk berhati-hati dalam membayar rekening air PDAM setempat, kata Direktur PDAM Banjarmasin, Ir Muslih kepada pers di sela-sela penarikan undian pelanggan teladan di kantornya, Banjarmasin, Rabu.

Ketika loket tersebut diketahui setelah pelanggan yang membayar di loket tersebut menanyakan perihal pembayaran rekeningnya ke kantor pusat PDAM, karena terdapat beberapa keganjilan.

Ketiga loket ilegal tersebut terdapat di Purnasaksi Trisakti, Jalan Veteran dan kawasan Kayu Tangi, kata Muslih.

Lokat tersebut dikelola warga yang sekaligus mengelola warnet, pengelola warnet membuka akses website milik PDAM lalu menemukan daftar pelanggan yang berada di kawasan itu.

Setelah itu lalu dibuatkan kwitansi penagihan kepada pelanggan berdasarkan nomor kontrak dan nilai seperti yang tertera di website, sehingga pelanggan percaya lalu bersedia membayar nilai rekening di warnet tersebut.

Penipuan itu diketahui setelah dalam kwitansi pembayaran lokel ilegal tersebut tidak tercamtum tambahan pembayaran pengelolaan sampah yang biasanya ditarik melalui rekening PDAM.

Ia menyatakan sebenarnya boleh-boleh saja warga berpartisipasi menarik pembayaran rekening PDAM setelah melalui perjanjian kontrak terlebih dahulu, tetapi yang dilakukan warga tersebut tanpa perjanjian kontrak, tambahnya.

Dalam undian pelanggan teladan yang membayar rekening di bawah tanggal 5 per bulan tersebut, ditetapkan pemenang dua hadiah umrah yang diraih pelanggan dengan nama Soenaryo alamat Jl Agraria  Kompleks Agraria I No 90  serta atas nama Hairiah Jalan Tembus MantuilLokasi III No 67.

Selain itu ditetapkan lima pemenang undian lainnya yang menerima hadiah berupa notebook senilai masing-masing Rp4 juta dan 7 pelanggan pelanggan lainnya meraih hadiah Rp500 ribu dan Rp250 ribu./D/D


 

Pewarta:

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012