Bupati Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan HM Aunul Hadi mengharapkan sinergitas antara Pemerintahan Desa dengan Badan Pemusyawaratan Desa dalam menghadapi setiap permasalahan yang muncul di desa.
Bupati menegaskan, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan antara aparat desa dengan BPD yang merupakan manifestasi perwakilan masyarakat desa.
Hal ini ditegaskan Aunul saat melantik Anggota BPD se-Kecamatan Danau Panggang dan Paminggir di Aula Kantor Kecamatan Danau Panggang, Senin ( 16/1).
Aunul menceritakan pengalamannya, saat diminta masyarakat mencopot jabatan seorang kepala desa.
Dirinya mengaku tak akan melakukan hal itu, jika belum melalui proses permusyawaratan di BPD. Namun Aunul berharap hal itu jangan sampai terjadi, “baik kepala desa maupun BPD sama memiliki kewenangan, namun dibalik itu juga memikul tanggung jawab dan harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan†tandasnya.
Ia juga mengharapkan jangan sampai seorang kepala desa melaksanakan otoritasnya tanpa melalui pertimbangan BPD. Karena BPD terbentuk dari wahana demokrasi di desa, yang memiliki kekuatan politik terkait fungsi control dan penyambung aspirasi masyarakat desa.
Ia mengupamakan BPD sama dengan DPRD ditingkat kabupaten, demikian pula kepala desa sama dengan bupatinya, diakui Aunul jika ditingkat kabupaten sekalipun Jajaran eksekutif dengan legeslatif sering berbeda pendapat dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan. “Namun hal itu tidak menghalangi kesepakatan, karena jika tidak ada yang mengalah, maka masyarakat yang akan dirugikan, sebab program pembangunan tidak berjalan†jelas Aunul.
Karena itu katanya , permasalahan di desa jangan sampai mengemuka hingga kekabupaten, sebaliknya harus bisa diselesaikan didesa melalui musyawarah mufakat.
Bupati berterima kasih atas kesediaan tokoh masyarakat menjadi anggota BPDmengingat tugas dan tanggung jawab yang diemban tidaklah mudah. Saat ini Pemkab HSU memang tengah fokus memprioritaskan pembangunan dipedesaan, terutama untuk mendorong berkembangnya sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kerajinan usaha kecil menengah yang menjadi penopang kesejahteraan mayoritas Masyarakat HSU. Sementara untuk Kota Amuntai sendiri tengah dikembangan menjadi Kota jasa dan perdagangan.Eddy/C
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012
Bupati menegaskan, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan antara aparat desa dengan BPD yang merupakan manifestasi perwakilan masyarakat desa.
Hal ini ditegaskan Aunul saat melantik Anggota BPD se-Kecamatan Danau Panggang dan Paminggir di Aula Kantor Kecamatan Danau Panggang, Senin ( 16/1).
Aunul menceritakan pengalamannya, saat diminta masyarakat mencopot jabatan seorang kepala desa.
Dirinya mengaku tak akan melakukan hal itu, jika belum melalui proses permusyawaratan di BPD. Namun Aunul berharap hal itu jangan sampai terjadi, “baik kepala desa maupun BPD sama memiliki kewenangan, namun dibalik itu juga memikul tanggung jawab dan harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan†tandasnya.
Ia juga mengharapkan jangan sampai seorang kepala desa melaksanakan otoritasnya tanpa melalui pertimbangan BPD. Karena BPD terbentuk dari wahana demokrasi di desa, yang memiliki kekuatan politik terkait fungsi control dan penyambung aspirasi masyarakat desa.
Ia mengupamakan BPD sama dengan DPRD ditingkat kabupaten, demikian pula kepala desa sama dengan bupatinya, diakui Aunul jika ditingkat kabupaten sekalipun Jajaran eksekutif dengan legeslatif sering berbeda pendapat dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan. “Namun hal itu tidak menghalangi kesepakatan, karena jika tidak ada yang mengalah, maka masyarakat yang akan dirugikan, sebab program pembangunan tidak berjalan†jelas Aunul.
Karena itu katanya , permasalahan di desa jangan sampai mengemuka hingga kekabupaten, sebaliknya harus bisa diselesaikan didesa melalui musyawarah mufakat.
Bupati berterima kasih atas kesediaan tokoh masyarakat menjadi anggota BPDmengingat tugas dan tanggung jawab yang diemban tidaklah mudah. Saat ini Pemkab HSU memang tengah fokus memprioritaskan pembangunan dipedesaan, terutama untuk mendorong berkembangnya sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kerajinan usaha kecil menengah yang menjadi penopang kesejahteraan mayoritas Masyarakat HSU. Sementara untuk Kota Amuntai sendiri tengah dikembangan menjadi Kota jasa dan perdagangan.Eddy/C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012