Barabai, (AntaraNews Kalsel) - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Abdul Latif  meminta warganya agar jangan memelihara pola pikir atau mental hidup miskin dengan ingin terus meminta atau tergantung dari bantuan Pemerintah yang sifatnya terbatas.


"Terutama bagi mereka yang sebenarnya mampu tetapi tetap ngotot ingin termasuk dalam data BPJS, PKH atau penerima beras miskin" ujarnya disela acara kunjungan kerja dan silaturahmi Perangkat Desa dan Pembakal di Kecamatan Haruyan, Kamis.

Karena itu Dia meminta kesadaran warga masyarakatnya yang sebenarnya sudah mampu namun terlanjur termasuk dalam data miskin agar melepaskan klaim sebagai peserta jaminan BPJS,  penerima PKH atau beras minkin.

"Pasalnya, dari hasil evaluasi nanti mereka yang mampu akan dikeluarkan juga dari data miskin," ujarnya.

Menurut Latif kemiskinan merupakan sesuatu yang yang lumrah, namun mental miskis harusnya diperangi karena agama pun mewajibkan menghindari kemiskinan.

"Perangi kemiskinan dengan suka bekerja keras, semangat pantang menyerah dalam berusaha dan hidup hemat, perhitungan cermat dan tawakkal," katanya. 

Dalam kesempatan itu Bupati meminta juga Pembakal untuk sigap dalam memberikan pelayanan kepada warganya.

"Terutama mereka yang sakit dan termasuk dalam data miskin namun tidak membawa kartu BPJS ketika opname atau berobat ke rumah sakit," ujarnya.

Buat mereka yang benar-benar miskin Dia berharap agar Pembakal membuatkan surat keterangan miskin agar secepatnya terlayani dalam berobat.

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Muhammad Taufikurrahman


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017