Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menyebut sapi kurban bantuan Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah di Tapin memiliki bobot mencapai 970 kilogram.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tapin Muhammad Erwin di Rantau, Senin, mengatakan sapi kurban bantuan Presiden berjenis Limousin dipilih karena memiliki bobot paling besar dibanding sapi lain di Kabupaten Tapin.

Baca juga: Pemkab HST pastikan ketersediaan hewan kurban 1.386 ekor jelang Idul Adha

“Sapi bantuan Presiden ini jenis Limousin dengan usia empat tahun dua bulan dan bobot saat ini mencapai 970 kilogram,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sapi Limosin tersebut milik peternak Ustadz M. Ainul Yaqin yang berlokasi di Jalan SMPN Serawi Tengah, Kelurahan Binuang, Kecamatan Binuang.

"Penetapan sapi bantuan Presiden tidak hanya mempertimbangkan ukuran tubuh, tetapi juga kondisi kesehatan hewan yang harus memenuhi syarat kurban," tambahnya.

Erwin menjelaskan, Petugas Dinas Pertanian Tapin telah melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh melalui pengambilan sampel darah dan feses untuk diuji di laboratorium sebelum sapi dinyatakan layak kurban.

Baca juga: Presiden Prabowo beli sapi 1 ton

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas penyakit dan aman untuk disalurkan kepada masyarakat,” katanya.

Saat ini, ucap Erwin, kondisi sapi dalam keadaan sehat dengan perawatan intensif berupa pemberian pakan hijauan, konsentrat, dan vitamin guna menjaga stamina serta bobot tubuh tetap stabil hingga hari penyembelihan.

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026