Sekretaris Daerah(Sekda) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhammad Noor mengatakan kehadiran tim penilai menjadi motivasi bagi pemerintah daerah, untuk terus memperkuat pembangunan keluarga.

Hal ini disampaikan sekda saat menyambut kedatangan tim penilai evaluasi Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2026 Provinsi Kalsel, di Desa Gambah Luar Muka, Kecamatan Kandangan, Rabu.

“Kehadiran bapak dan ibu sekalian tentu menjadi semangat dan motivasi bagi kami dalam terus memperkuat pembangunan keluarga di daerah,” ujar sekda.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) HSS terus mendorong pembangunan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, peningkatan peran perempuan, perlindungan anak, penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat desa.

Dan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang berawal dari keluarga.

Baca juga: Wabup HSS terima audiensi Bali International Management

“Oleh sebab itu, kami sangat mengapresiasi Desa Gambah Luar Muka yang menjadi pilot project dalam penilaian PK2D tahun ini. Kami berharap desa ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa lainnya dalam membangun ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik,” ucap sekda.

Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah terkait agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum evaluasi bersama, bukan sekadar agenda penilaian.

Serta, ia mengingatkan masyarakat bahwa keluarga berkualitas dibangun dari hal-hal sederhana, seperti komunikasi yang baik, perhatian terhadap pendidikan anak, lingkungan sehat, serta keteladanan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (PPPAKB) Provinsi Kalsel yang diwakili Kepala Bidang KHPK Rosda, menyampaikan peningkatan kualitas keluarga diawali dengan pendataan kondisi sumber daya alam, sarana dan prasarana, serta kondisi masing-masing keluarga di desa.

Menurut dia, data tersebut menjadi dasar dalam menentukan intervensi terhadap berbagai persoalan yang ada melalui keterlibatan dinas, instansi, lembaga, dan organisasi terkait.

Baca juga: Bupati HSS dan para bupati di Kalsel temui Mendagri

Rosda menerangkan, hasil Indeks Kualitas Keluarga tahap pertama yang telah disampaikan pada Juli hingga Agustus 2025 menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi pemerintah daerah melalui berbagai inovasi dan intervensi lintas sektor.

“Kami berharap perbaikan kondisi kualitas keluarga di desa ini sudah dapat terealisasi sesuai rencana yang telah disusun dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penilaian PK2D bertujuan meningkatkan kualitas keluarga, kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi produktif, meningkatkan kesehatan dan pendidikan masyarakat.

Kemudian, untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hingga meningkatkan kemampuan desa dalam mengenali serta menyelesaikan persoalan keluarga secara mandiri.

Turut hadir dalam penyambutan Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj. Tata Syafrudin Noor, Ketua GOW HSS Hj. Misnawati Suriani, Ketua DWP Persatuan HSS Hj. Elyani Yustika, Camat Kandangan, Kepala Desa Gambah Luar Muka, serta sejumlah kepala SKPD terkait.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Sukarli


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026