Tanjung (Antaranews Kalsel) - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan Anas Saipul Anwar menyampaikan tiap lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan akan mendapat penambahan 20 sipir pada 2017. 


"Tahun ini ada penambahan SDM termasuk sipir di Kalsel sebanyak 500 orang yang kami tempatkan di seluruh rutan dan lapas," kata Anas di Tanjung, Selasa. 

Penambahan personel di tiap lapas dan rutan, ungkap Anang sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi warga binaan dan meminimalkan kasus napi atau tahanan kabur. 

Mengingat dari 13 lapas dan rutan di Kalsel hampir semuanya over kapasitas terkecuali Lapas Banjarbaru yang penghuninya masih di batas wajar. 

Untuk memperluas bangunan lapas maupun rutan ungkap Anas masih terkendala dana dan lahan karena itu solusi lain berupa penambahan petugas atau SDMnya. 

Hal ini disampaikan Anas usai menghadiri serah terima jabatan Kepala Lapas Klas III Tanjung dari Teguh Suroso kepada Herliadi dan Kepala Rutan Klas II B Tanjung dari Heri Kusrita kepada Rommy Waskita Pambudi. 

Teguh sendiri pindah ke Yogyakarta sebagai Kepala Rutan Wates dan Heri Kusrita ke Rutan Padeglang, Banten. 

Dalam serah terima jabatan Kalapas dan Kepala rutan ini hadir pula Bupati Tabalong Anang Syakfiani dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017