Bupati Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, H Bahrul Ilmi berharap keberadaan UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Utama Klinik Utama Setara dapat memberikan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya kepada masyarakat, khususya di Kecamatan Alalak.
"Dengan adanya fasilitas tersebut Kabupaten Batola tidak kalah dengan daerah lain di Kalimantan Selatan," ujar H Bahrul Ilmi, pada acara peresmian Klinik Utama Setara, di Handil Bakti, Rabu.
Menurut dia, kalau nantinya keberadaan Klinik Utama Setara berhasil memberikan pelayanan kesehatan dengan baik kepada warga, maka tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan menjadi rumah sakit.
"Melihat situasi perkembangan penduduk Kota Banjarmasin saat ini, arahnya bergeser ke Kabupaten Batola, sehingga tidak menutup kemungkinan Pemkab Batola membangun rumah sakit," ucapnya.
Untuk itu, dia meminta, kepada Kepala Dinas Kesehatan Batola untuk merencanakan pembangunan rumah sakit mulai dari sekarang, agar ke depannya bisa terwujud
H Bahrul Ilmi juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait atas diresmikannnya Klinik Utama Stara tersebut.
Terpisah, Wakil Ketua II DPRD Batola H Bahrian Noor mengatakan, pihaknya berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan maksimal, khususya bagi masyarakat Kecamatan Alalak.
"Dengan diresmikannya UPTD Klinik Utama Setara ini, Insya Allah ke depannya bisa menjadi rumah sakit. Alhamdulillah klinik ini perjuangan beberapa pemimpin, namun Alhamdulillah di saat kepemimpinan H Bahrul Ilmi bisa diresmikan, termasuk juga Perda RTRW," terang kader Partai Nasdem ini.
Artinya, jelas dia, banyak hal-hal perubahan yang beliau lakukan dan mudah-mudahan nanti klinik tersebut bisa menjadi rumah sakit ke depannya.
"Harapan kita sebagai anggota DPRD Batola selalu mendukung apapun kegiatan pemerintah asalkan positif untuk masyarakat Batola," tegas pria ramah ini.
Ditambahkan H Reidan Winata, anggota DPRD Batola dari PAN, pihaknya berharap lebih karena berdasarkan nilai UHC Batola sudah 100 persen, artinya terpenuhi cakupan seluruh lapisan masyarakat Batola, terutama yang ber-KTP Batola.
"Harapan kami semua rujukan tidak ada lagi keluar dari Kabupaten Batola, sehingga feedback-nya ketika BPJS mengeluarkan biaya, maka pendapatannya kembali ke Kabupaten Batola dan kami berharap dengan diremikannya UPTD Klinik Utama Setara bisa melayani sepenuhnya kepentingan masyarakat," harapnya.
Terpisah, Kepala Klinik Utama Setara dr Yansi Kristiana mengungkapkan, layanan di klinik berupa pelayanan rawat jalan, poliklinik spesialis kebidanan dan kandungan.
"Untuk selanjutnya di bulan Mei nanti ada klinik anak dan ini masih proses dalam perizinan praktik dokternya. Selain pelayanan spesialis kita ada pelayanan gawat darurat 24 jam," terangnya.
Lebih lanjut, dia mengemukakan, di UPTD Klinik Utama Setara juga ada pelayanan untuk poli umum yang dilayani dokter umum dan dokter gigi serta ada pemeriksaan laboratorium.
"Untuk BPJS kita sudah kerjasama, terutama pelayanan gawat darurat yang sesuai kriteria gawat darurat kita layani dan untuk layanan spesialis selama ada dokter penangungjawabnya ada kita layani. Saat ini untuk kasus kebidanan kita sudah bisa melayani," demikian tutup dr Yansi Kristiana.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026