Aliansi Mahasiswa Biru Langit (AMBL) menuntut direksi PT Air Minum Sanggam (AMS) Balangan, Kalimantan Selatan agar memperbaiki pelayanan air bersih untuk menghindari kegaduhan karena adanya rasa kecewa dari masyarakat setempat.
“Agar hal yang tidak diinginkan seperti kejadian kemarin terulang, tuntutan kami ini dimaksudkan agar tidak ada asumsi dan atensi berlebih dari masyarakat sehingga membuat kegaduhan karena kekecewaan terkait pelayanan,” kata Perwakilan AMBL Wawan Setiawan di Balangan, Minggu.
Wawan menuturkan sangat wajar jika kemudian masyarakat terus mempertanyakan penyertaan modal yang sudah digelontorkan pihak Pemerintah Kabupaten Balangan ke PT AMSB sebesar Rp20 miliar untuk menunjang pelayanan.
Karena hingga saat ini ujar Wawan, pihak dari PT Air Minum Sanggam Balangan sesudah mendapatkan penyertaan modal tersebut pelayanan tidak kunjung membaik dan belum ada tanda-tanda meningkatkan sistem dari pihak perusahaan.
Baca juga: Komisaris PT AMS Balangan dorong direksi segera evaluasi pelayanan
Namun diakuinya, pihaknya juga memahami bahwa ada prosedur yang memang sedang di jalankan mereka guna meningkatkan sistem pasokan air dan mekanismenya.
Sehingga lanjutnya, tidak serta merta mereka dapat dikatakan lalai dengan kondisi kemarin dan beberapa saat lalu juga khususnya terkait masalah pelayanan.
“Kendati demikian harus sampai kapan masyarakat disuruh menunggu agar pelayanan maksimal dan guna menikmati kelancaran pasokan air saja,” keluhnya.
Terakhir Wawan menegaskan jika memang ada kendala pada sistem mestinya mereka terbuka menyampaikan jika kendalanya ada pada internal, maka mestinya direksi lebih jeli melihat kondisi apakah mementingkan kebutuhan orang banyak atau pribadi.
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026