KH Ahmad Syairazi terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke XI yang digelar di pendopo Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Musda ke XI MUI Kalsel tersebut, dibuka Sekretaris Daerah Provinsi(Sekdaprov) Kalsel, Muhammad Syarifuddin, yang dihadiri Bupati HSS H Syafrudin Noor, mengutip pers rilis Diskominfo HSS di Kandangan, Ahad.

"Forum musda bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, melainkan ruang strategis untuk merumuskan arah gerak MUI ke depan di tengah dinamika zaman yang terus berkembang," kata Bupati HSS dalam sambutan kegiatan,

Baca juga: Bupati HSS dan forkopimda shalat hajat dan doa keselamatan daerah

Pihaknya berterima kasih dan menyampaikan penghargaan atas kiprah MUI, yang selama ini konsisten membimbing umat serta menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin beragam, mulai dari persoalan sosial dan ekonomi hingga derasnya arus informasi di era digital.

Karena itu, keberadaan ulama dinilai semakin penting sebagai penuntun moral sekaligus penyejuk di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat persatuan umat. Pemkab HSS akan terus berkolaborasi dengan MUI untuk menjaga kerukunan beragama,” ucap bupati.

Baca juga: Pemkab dan MUI HSS akan monitoring program beasiswa luar negeri

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin, menekankan bahwa hubungan yang harmonis antara ulama dan pemerintah selama ini telah memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas dan pembangunan daerah.

Pihaknya pun berharap kemitraan tersebut semakin diperkuat, agar mampu menjawab berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

"Sinergi ulama dan umara harus terus dijaga dan diperkuat demi kemaslahatan masyarakat,” tambahnya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Firman


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026