Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menyiapkan anggaran Rp8 miliar guna memperbaiki Jalan Datu Aling di Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, menyusul kondisi ruas jalan yang rusak parah dan kerap membahayakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin Yustan Azidin mengatakan, penanganan Jalan Datu Aling masuk prioritas pembangunan infrastruktur tahun ini karena menjadi akses utama aktivitas warga.
Baca juga: Jalan Margasari Tapin - Kelumpang HSS Kalsel harapkan bantuan perbaikan
“Untuk Jalan Datu Aling di Rangda Malingkung, tahun ini sudah kita prioritaskan,” ujar Yustan di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pekerjaan fondasi bawah, lapisan dasar, hingga pengaspalan, bukan sekadar tambal sulam.
“Pekerjaan dimulai dari base, kemudian perkerasan sampai pengaspalan,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ucap Yustan, permukaan Jalan Datu Aling dipenuhi lubang besar yang kerap tergenang air saat hujan, membuat badan jalan licin dan rawan kecelakaan.
"Di sejumlah titik kendaraan roda empat bahkan kesulitan melintas akibat kondisi jalan yang berlumpur," ungkapnya.
Yustan menambahkan, saat ini PUPR Tapin masih menuntaskan tahapan administrasi, termasuk proses lelang yang diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.
“Kalau lelang lancar, pekerjaan fisik bisa dimulai sekitar April dengan estimasi waktu pelaksanaan kurang lebih 90 hari,” ujarnya menambahkan.
Ia menyebutkan, perbaikan Jalan Datu Aling menjadi perhatian pemerintah daerah karena berperan penting sebagai jalur mobilitas dan distribusi warga Tapin Utara.
Baca juga: PUPR Kalsel perbaiki jalan rusak 2 km penyebab laka di Banjarmasin
“Ruas ini memang menjadi fokus kami tahun ini agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan aman,” kata Yustan.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026