Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan (Diskominfo Kalsel) memberikan penghargaan kehumasan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK) 2025 kepada organisasi perangkat daerah, unit pelaksana teknis daerah, dan pemerintah kabupaten/kota.
Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman didampingi sejumlah pejabat memberikan penghargaan itu kepada para pemenang pada AMPK dan Penghargaan Pengelola Pengaduan Terbaik LAPOR! 2025 di Banjarmasin, Rabu malam.
“Apresiasi ini bukan sekadar seremonial, kita harus bisa menyajikan informasi yang valid, terbaru dan terkini, dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat,” kata Hasnuryadi.
Ia menekankan prestasi yang diraih pemerintah daerah ini jangan hanya sekadar laporan, tetapi harus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui publikasi yang aktif, terbuka, dan bertanggung jawab.
Baca juga: Dinas Kominfo Kalsel boyong dua penghargaan tingkat nasional
“Setiap program kerja harus dikomunikasikan secara konsisten berbasis data dan terintegrasi sehingga masyarakat mengetahui secara cepat dan jelas pencapaian pembangunan daerah,” tutur Hasnuryadi.
Melalui penghargaan ini, ia berharap seluruh elemen pemerintah daerah bekerja keras untuk rakyat dengan menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Sekretaris Diskominfo Kalsel Mashudi mengatakan penghargaan itu merupakan momentum merefleksikan kerja keras perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengelola media komunikasi publik dan kanal pengaduan masyarakat guna menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif.
Baca juga: DLH Kalsel imbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan perubahan iklim
“Kegiatan ini untuk meningkatkan mutu layanan informasi publik, utamanya memperkuat peran OPD dan kabupaten/kota dalam mendiseminasikan program pembangunan, merespons aduan masyarakat, mendorong inovasi teknologi, dan lainnya,” ujar Mashudi.
AMPK 2025 diikuti 24 OPD Pemprov Kalsel, delapan UPTD, dan sembilan kabupaten/kota, dengan penghargaan terbagi enam kategori (masing-masing kategori tiga pemenang), yakni top influencer, media massa online, website, media sosial OPD media sosial UPTD, dan mitra humas pemprov.
Sedangkan penghargaan pengelola pengaduan LAPOR! terbaik meliputi dua kategori, yakni OPD Pemprov Kalsel dan kabupaten/kota, dengan nilai berdasarkan jumlah aduan, laju tindak lanjut, dan performa pengelolaan kanal aduan.
Baca juga: Angka fatherless di Kalsel tembus 27,1 persen lampaui rata-rata nasional
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025