Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menyiapkan pola pengelolaan sampah yang lebih praktis dan terarah untuk mendukung pelaksanaan Tapin Expo 2025 yang digelar 30 November–9 Desember sebagai rangkaian Hari Jadi Tapin ke-60.
Kepala DLH Tapin Nordin mengatakan, akan menekankan kemudahan dan kedisiplinan pengunjung dalam membuang sampah, terutama botol plastik yang selama ini kerap tercecer di area publik.
Baca juga: Kalsel kemarin dari Tapin Expo 2025 hingga sanitasi layak
“Keranjang sampah ini kami siapkan agar botol-botol plastik habis pakai bisa terkumpul dengan mudah. Pengunjung tidak perlu membuka tutup bak sampah, jadi lebih praktis,” ujar Nordin kepada ANTARA di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat.
Ia menyebutkan, sebanyak 40 keranjang sampah untuk kategori botol plastik dan 20 tong sampah untuk sampah organik sudah disiapkan.
Nordin menjelaskan, seluruh fasilitas kebersihan tersebut akan disebar di titik-titik strategis area Tapin Expo, khususnya lokasi yang banyak menjual minuman dalam kemasan.
Untuk sampah organik seperti sisa makanan, ucap Nordin, DLH menyiapkan tong sampah berlapis plastik hitam besar agar proses pengangkutan lebih cepat.
“Kalau sudah penuh, plastiknya tinggal diikat dan langsung diangkut,” katanya.
Ia mengungkapkan, DLH berupaya menjaga seluruh kawasan Tapin Expo tetap bersih dan steril dari sampah selama kegiatan berlangsung. Petugas kebersihan juga akan mendapat perlakuan kerja khusus karena mereka umumnya bekerja pada malam hari setelah area Expo sepi.
“Tidak menutup kemungkinan kami juga akan bekerja sama dengan Disperkim untuk menurunkan pasukan biru dalam mendukung kebersihan,” ungkap Nordin.
Baca juga: Perajin Desa Budi Mulya tampilkan Sasirangan di China ASEAN Expo 2025
Dengan dukungan sistem pengelolaan sampah yang tertata, DLH berharap, Tapin Expo 2025 dapat berjalan lebih rapi dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025