Desa Dambung Raya dan Desa Hegar Manah di Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, kini menjadi desa berkembang, bukan lagi desa terpencil.

Namun akses jalan menuju desa yang berada dalam kawasan hutan produksi ini medannya cukup berat   sehingga layanan kesehatan gratis homecare belum bisa optimal.

Kepala Puskesmas Panaan Iqbal, Senin, mengatakan meski Pemkab Tabalong telah memberikan sarana mobil untuk layanan homecare, namun belum bisa menjangkau ke Desa Dambung Raya maupun Desa Hegar Manah menyusul rusaknya jembatan Sekuyah sekitar empat kilometer dari permukiman warga.

"Kendala kondisi jalan  dan jembatan rusak dengan topografi perbukitan   hanya bisa diakses kendaraan roda dua dari jembatan Sekuyah," jelas Iqbal di Tabalong, Senin.

Baca juga: Pemkab Tabalong targetkan pelayanan homecare 20.340 pasien

Puskesmas Pugaan (lingkup layanan termasuk Desa Dambung Raya dan Desa Hegar Manah)  menargetkan 203 warga baik lansia dan penyandang disabilitas dapat menikmati layanan home care.

Saat ini capaian  layanan home care lingkup Puskesmas Panaan sekitar 61 persen atau 123 pasien.

Warga  Desa Dambung Raya dan Desa Hegar Manah pun  memanfaatkan layanan kesehatan gratis saat Program Bunga Desa (Bupati "Begana" di Desa) yang dilaksanakan di Kantor Desa Dambung Raya.

Tak hanya lansia, layanan kesehatan ini disambut antusias warga  termasuk  para ibu rumah tangga, remaja hingga anak-anak untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat gratis oleh tim medis Puskesmas Pugaan dibantu Puskesmas Bintang Ara.

Baca juga: Puskesmas Tanta Tabalong layani "homecare" bagi 705 pasien
 

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani saat kunjungan ke Desa Dambung Raya dan Desa Hegar Manah juga  menyempatkan diri menyambangi rumah salah satu penerima layanan homecare bernama Alex.

Sebagai lansia, Alex mengaku kondisi fisiknya yang makin lemah  tidak memungkinkan untuk menuju puskesmas terdekat, karena itu layanan homecare sangat membantu dirinya.

Saat berdialog dengan Alex,  Bupati menyatakan akan membenahi infrastruktur jalan dan jembatan untuk memudahkan mobilitas warga baik menuju pusat layanan kesehatan hingga aktivitas pertanian dan perkebunan.

“Melihat kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan masyarakat di sini, maka kita akan membenahi  infrastruktur jalan dan jembatan," tegas H Fani (sapaan bupati).

Baca juga: Puskesmas Mabuun gulirkan 12 inovasi guna tingkatkan akses layanan

 

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025