Dinas Kesehatan Kotabaru, Kalimantan Selatan meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), sekaligus membagikan obat pencegahan massal cacingan (POPM) tahap II di SDN Dirgahayu 1, 2, dan 6, Kecamatan Pulau Laut Utara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, Eka Saprudin, mengatakan, program ini sejalan dengan arah pembangunan kesehatan nasional dalam visi misi Presiden 2024–2029 menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga: PKG upaya deteksi dini penyakit anak usia sekolah di Tabalong
“Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan untuk mendeteksi faktor risiko dan penyakit secara dini. Hari ini, kegiatan PKG dan POPM dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Kotabaru,” jelas Eka, di Kotabaru, dilaporkan Kamis.
Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak, menambahkan, kegiatan ini merupakan program baru yang menyasar anak dan remaja usia 7–17 tahun.
Pemeriksaan meliputi 13–15 jenis tes, seperti status gizi, tekanan darah, gula darah, kesehatan mata, gigi, telinga, hingga kesehatan reproduksi. “PKG di sekolah bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan dan deteksi dini agar anak tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Adapun POPM kecacingan merupakan program nasional yang menyasar anak usia 1–12 tahun. Program ini dilakukan dua kali dalam setahun untuk menurunkan angka kasus kecacingan. “Tahap pertama dilaksanakan Februari lalu, dan tahap kedua berlangsung Agustus hingga September dengan target 61.667 anak di Kotabaru. Target provinsi sebesar 85%,” tambah Erwin.
Baca juga: PT Antang Gunung Meratus gelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis
Pemerintah berharap sinergi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua dapat meningkatkan status kesehatan anak. “Lebih dari 80% anak usia sekolah berada di sekolah, sehingga program ini strategis untuk membentuk generasi cerdas, berakhlak, dan berprestasi,” pungkasnya.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025