Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pengunjung tampak ramai memadati tempat bermain dan tempat hiburan anak-anak yang terdapat di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan daerah sekitar pada hari kedua Idul Fitri 1438 Hijriah atau H+1, Senin.

Sebagai contoh Amazoon di Duta Mall Banjarmasin yang menyediakan beragam permainan ketangkasan anak-anak dan remaja ramai pengunjung, karena bagi mereka di bawah lima tahun (balita) terpaksa dengan pendampingan orangtuanya.

Sementara pihak pengelola tempat bermain/hiburan tersebut menaikan tarif berkisar antara 20-30 persen per kali/satu permainan, misalnya yang semula (sebelum lebaran Idul Fitri 1438 H) cuma Rp50.000 naik menjadi Rp65.000.

Aldi (10), anak-anak asal Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama teman-temannya mengaku datang secara berombongan ke pusat perbelanjaan modern itu bukan untuk berbelanja, melainkan hanya main-main di tempat bermain.

Pengakuan serupa dari Arman (9) dan kawan-kawannya asal Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan datang ke tempat barmian buat menghabiskan duit yang mereka dapat pada saat lebaran.

"Kan tiap lebaran/Hari Raya Fitrah banyak keluarga yang memberi/membagi-bagikan duit buat anak-anak. Duit kami kumpulkan untuk hiburan berupa bermain-main ketangkasan," ujar Adi (10) teman dari Arman menambahkan.

Di "kota seribu sungai" Banjarmasin, ibukota Kalsel terdapat sejumlah tempat hiburan/rekreasi, baik berupa lapangan terbukan maupun ruang tertutup yang menyediakan beragam permainan anak-anak.

Tempat rekreasi di alam terbuka dan bersifat gratis di kota seribu sungai antara lain, Taman Siring Sungai Martapura-Jalan Kapten Pere Tendean, Taman Kamboja dan Taman Maskot, kesemuanya ramai pengunjung pada hari kedua Idul Fitri 1438 H.

Begitu pula permainan di air (water bom), baik yang ada di Bagau Kecamatan Banjarmasin Selatan, serta di komplek perumahan Pesona Modern, Jalan A Yani km11 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalsel juga ramai pengunjung, terutama kalanga anak-anak dan remaja.

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017