Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi mengapresiasi kegiatan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Daerah (Pertikarada) 2025 karena memberikan kemajuan gerakan pramuka di wilayah Kalimantan Selatan.
“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, panitia dan pihak terkait lainnya karena telah menyukseskan kegiatan ini di Balangan,” kata Kapolres Abdi di Paringin, Jumat.
Baca juga: Polsek Halong bekuk Saluang sebagai TO kasus narkoba di Balangan
Kapolres Balangan juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang jadi pemenang dalam lomba pada Pertikarada Kalsel 2025.
Abdi juga berpesan bagi peserta yang belum berhasil jangan berkecil hati, terus berjuang dan belajar lebih giat mempelajari materi kepramukaan.
Adapun sebelum pelaksanaan upacara penutupan seluruh Kontingen mengikuti upacara adat Waja Sampai Kaputing, yaitu prosesi pencabutan parang yang tertancap di batang kayu yang berada di lapangan upacara sejak Senin kemarin.
Baca juga: Kapolres Balangan dapat kejutan dari wartawan pada HUT Bhayangkara
Kegiatan tersebut memiliki makna filosofi hidup untuk menjaga kearifan lokal dan menghormati alam dalam mengarungi kehidupan, terutama pada kehidupan bermasyarakat dan membangun Banua.
Diketahui Pertikarada 2025 diikuti sebanyak 13 Saka Bhayangkara kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang digelar selama selama lima hari di Bumi Perkemahan Al Fatah Stable Balangan.
Baca juga: Polda Kalsel bedah rumah 327 unit di HUT ke-79 Bhayangkara
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025
“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, panitia dan pihak terkait lainnya karena telah menyukseskan kegiatan ini di Balangan,” kata Kapolres Abdi di Paringin, Jumat.
Baca juga: Polsek Halong bekuk Saluang sebagai TO kasus narkoba di Balangan
Kapolres Balangan juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang jadi pemenang dalam lomba pada Pertikarada Kalsel 2025.
Abdi juga berpesan bagi peserta yang belum berhasil jangan berkecil hati, terus berjuang dan belajar lebih giat mempelajari materi kepramukaan.
Adapun sebelum pelaksanaan upacara penutupan seluruh Kontingen mengikuti upacara adat Waja Sampai Kaputing, yaitu prosesi pencabutan parang yang tertancap di batang kayu yang berada di lapangan upacara sejak Senin kemarin.
Baca juga: Kapolres Balangan dapat kejutan dari wartawan pada HUT Bhayangkara
Kegiatan tersebut memiliki makna filosofi hidup untuk menjaga kearifan lokal dan menghormati alam dalam mengarungi kehidupan, terutama pada kehidupan bermasyarakat dan membangun Banua.
Diketahui Pertikarada 2025 diikuti sebanyak 13 Saka Bhayangkara kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang digelar selama selama lima hari di Bumi Perkemahan Al Fatah Stable Balangan.
Baca juga: Polda Kalsel bedah rumah 327 unit di HUT ke-79 Bhayangkara
Editor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025