Pemkot Banjarbaru melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) meninjau pasar tradisional serta ritel modern dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

TPID yang dipimpin oleh Asisten II Sri Lailana meninjau Pasar Bauntung kota Banjarbaru guna melihat ketersediaan stok dan memantau harga komoditas jelang perayaan Idul Fitri yang akan tiba beberapa hari lagi.

Baca juga: Penjabat Sekda Banjarbaru minta dukungan seluruh pihak

Sri Lailana di Banjarbaru, Jumat, ingin memastikan bahan pangan pokok di Kota Idaman ini harganya tetap stabil dengan stok yang tersedia hingga usai Idul Fitri, mengingat libur lebaran kali ini lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk bawang merah harganya meningkat karena baru panen di Mei nanti, sehingga stoknya terbatas namun aman untuk Idul Fitri kali ini," ujarnya.

Sementara, harga daging dan minyak goreng cenderung stabil, dan ada sedikit kenaikan pada daging ayam karena naiknya permintaan konsumen menjelang hari raya.

Baca juga: Sirajoni resmi jabat Pj Sekda kelima di Pemkot Banjarbaru

Sri Lailana juga memastikan stok bahan pangan di Kota Banjarbaru aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat libur lebaran kali ini.

Masyarakat diimbau untuk tidak perlu takut kehabisan stok dan melakukan panic buying, dan distributor agar tidak menahan stok pangan demi menjaga daya beli masyarakat.

Walaupun kenaikan harga maupun menipis stok menjelang perayaan hari besar keagamaan merupakan hal yang biasa terjadi di setiap tahun, demikian Sri Lailana.

Baca juga: Pemkot Banjarbaru fasilitasi angkutan mudik gratis ratusan ASN dan warga

 

 

Pewarta: Gunawan Wibisono

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025