Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Mukhyar menyatakan, pihaknya akan menambah tujuh titik taman lagi pada program 2017.

"Salah satu taman yang mau kita bangun itu adalah taman publik ramah anak di daerah Banua Anyar, Banjarmasin Utara, dengan nilai proyek Rp700 juta," ujarnya di Banjarmasin, Rabu.

Mukhyar mengatakan, pembangunan taman-taman publik ramah anak ini untuk menjadikan Banjarmasin terlihat indah sebagai kota yang sudah dua kali berturut-turun mendapatkan penghargaan Adipura Kirana.

"Dengan Banjarmasin dihiasi banyak taman, maka penghargaan Adipura itu besar bisa dipertahankan, bahkan target peningkatan mendapatkan Adipura Kencana," tutur Mukhyar.

Dia mengakui, cukup berat tahun akan datang itu bagi Banjarmasin meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut sebagai kota teduh, indah dan bersih sebagaimana katagori Adipura Kirana.

Namun dengan upaya yang maksimal dilakukan pemerintah kota, ujarnya, tidak hanya menambah penghijauan dan meningkatkan program kebersihan lingkungan, tapi juga membenahi pertamanan kota, tidak mustahil itu bisa diraih.

"Sebagaimana dipintu masuk kota Banjarmasin di jalan A Yani KM 6, sudah dibangun pula taman cukup indah, agar kesan bagi orang yang berkunjung ke Banjarmasin langsung terasa," paparnya.

Dibagian lainnya, kata Mukhyar, pihaknya juga akan menambag tanam vertikal di samping ply over di Jalan A Yani KM 4,5 Banjarmasin.

"Jadi kedua sisi di jalan bawah ply over itu akan ada hiasan taman vertikal, jadi akan kelihatan indah," ucapnya.

Program pembangunan taman vertikal ini, ujar Mukhyar, di mulai tahun ini, diantaranya di bangun di persimpangan Jalan Lambung Mangkurat dan menghiasi gedung Balaikota.

Tidak hanya pembenahan taman kota, kata Mukhyar, tapi juga air mancur dan lampu hias yang coba ditampilkan dengan nuansa modern, salah satunya di bundaran jalan Brigjen Hasan Basri, Kayu tangi.

"Bisa dilihat dan dirasakan bagaimana perbedaannya sekarang, itu taman air mancur di Kayu Tangi bisa menjadi perhatian luas," ujarnya.

Mukhyar menyatakan, bahwa penyerapan anggaran sekitar Rp52 miliar pada 2016 ini untuk program kebersihan dan pertamanan sudah cukup maksimal dilakukan dengan persentasi di atas 90 persen targetnya.

"Untuk target Pendapatan Asli Daerah (PAD) diinstansi kita bahkan melebihi target, yakni, 114 persen, dari target Rp10,7 miliar, dapat terealisasi Rp11,4 miliar," ungkap Mukhyar.

Pewarta: Sukarli

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016