Sebanyak 20 kelompok sadar wisata di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menerima dana stimulan sebesar Rp500 ribu per bulan dari pemerintah daerah.

Kabid Pariwisata Disporapar Kabupaten Tabalong Rustiana Rezekiah mengatakan dana stimulan bagi Pokdarwis bersumber APBD 2024 untuk membantu Pokdarwis dalam mewujudkan kebersihan dan keindahan di tempat wisata.

Baca juga: Balangan optimalkan Pokdarwis untuk tingkatkan sektor pariwisata

"Tahun ini alokasi dana stimulan untuk 20 Pokdarwis sebagai bentuk dukungan Pemkab Tabalong daam pengembangan sektor pariwisata," jelas  Rustiana di Tabalong, Selasa.

Selain pemberian dana stimulan Disporapar Kabupaten Tabalong juga mengalokasikan anggaran untuk pelatihan dan pembinaan pemandu wisata serta ekonomi kreatif.

Termasuk pembangunan sarana dan prasarana di sejumlah tempat wisata diantaranya fasilitas WC di Desa Naluo Kecamatan Jaro, sarana kamar mandi dan wastafel di Desa Santuun dan fasilitas pendukung di Hutan Kota Bataman Kecamatan Murung Pudak berupa WC dan kamar mandi.

Saat ini tercatat sebanyak 27 Pokdarwis di Disporapar diantaranya Pokdarwis Taman Menanti Laburan, Pokdarwis Balai Adat Maanyan Warukin, Pokdarwis Mesjid Pusaka dan Pokdarwis Makam Syekh Muhammad Durun Nafis.

Rustinah menyebutkan lokasi wisata yang menjadi aset daerah yakni Tanjung Puri, Hutan Kota Bataman, Masjid Pusaka Banua Lawas dan Makam Ad Durrun Nafis.

Baca juga: Pokdarwis Desa Wayau Tabalong kembangkan wisata lokal

Sedangkan obyek wisata yang berada dalam zona hijau atau kawasan hutan dikelola oleh kelompok tani hutan melalui kesepakatan.

Sementara itu sejak 2019 tiga kawasan wisata alam di Kabupaten Tabalong  ditetapkan masuk dalam Geopark Meratus yakni  air terjun Lano di Desa Lano, Goa Liang Tapah Desa Garagata dan Riam Kinarum Desa Kinarum Kecamatan Upau.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2024