Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan (KPU Kalsel) memasifkan pendidikan politik ke masyarakat luas guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 yang tinggal dua bulan lagi menuju hari pemungutan suara, 14 Februari 2024.

"Tersisa dua bulan lagi waktu kita membangun kesadaran masyarakat agar dapat menggunakan hak suaranya di pemilu, makanya pendidikan politik sangat dimasifkan," kata Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa di Banjarmasin, Kamis.

Baca juga: 49 pelamar terjaring calon anggota KPU Tabalong

Seluruh elemen pun digandeng KPU mulai mahasiswa, tokoh masyarakat hingga berbagai komunitas dan organisasi dalam beragam acara sosialisasi dan pendidikan politik.

Harapannya semua pihak dapat membantu KPU untuk bersama-sama mengajak masyarakat yang memiliki hak suara agar berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di hari pencoblosan.

Tenri mengingatkan satu suara sangat penting menentukan hasil pemilu baik legislatif maupun pemilihan presiden.

Baca juga: DPRD Kalsel tekankan kolaborasi antarlembaga guna sukseskan Pemilu

"Jangan sampai golput karena ini bukan pilihan yang bijak," tegasnya.

Dia pun berharap partisipasi pemilih dapat meningkat untuk Pemilu 2024, minimal bisa mengulang tingginya partisipasi pemilih pada Pilpres 2019 yakni di atas 80 persen.

Diketahui KPU Kalsel telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) 3.025.220 orang untuk Pemilu 2024 tersebar di dua kota dan 11 kabupaten, terdiri dari 1.512.186 orang pemilih laki-laki dan 1.513.034 orang pemilih perempuan.

Baca juga: DPRD Kalsel tekankan kolaborasi antarlembaga guna sukseskan Pemilu

Pewarta: Firman

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023